Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengumumkan bahwa pelatih tim nasional untuk Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia yang diselenggarakan pada 10 November hingga 2 Desember ialah Bima Sakti Tukiman.
Erick juga mengatakan bahwa Timnas U-17 akan diseleksi dari 9 wilayah di Indonesia serta menjalani latih tanding melawan tim-tim Eropa serta Afrika.
“Kami rasa akan memberikan kesempatan kepada pelatih Bima, kami perlu pelatih-pelatih muda. Di kepengurusan STY (Shin Tae-Yong) itu ada pelatih Nova dan pelatih-pelatih baru, di kepengurusan Indra di SEA Games juga banyak pelatih muda,” ucap Erick dalam jumpa pers, Sabtu (24/6/2023) di Jakarta.
Bima Sakti adalah pelatih yang sebelumnya membawa timnas U-16 juara Piala AFF U-16 2022. Nantinya pelatih berusia 46 tahun itu akan didampingi oleh asisten yang hingga kini masih dalam tahap diskusi.
“Nanti kita akan diskusikan di Exco PSSI, pasti ada pendamping lah karena ini kejuaraan dunia. Siapa pun pendampingnya kita akan diskusikan,” kata pria kelahiran 30 Mei 1970 tersebut.
Kegemilangan Garuda Muda sayangnya tidak berlanjut hingga kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Saat itu, meraih tiga kemenangan pada tiga laga awal, tim asuhan Bima Sakti itu harus mengubur mimpi gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023 karena kalah 1-5 dari Malaysia pada laga terakhir.
Perihal persiapan, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara itu (BUMN) itu juga akan mengirimkan tim terbaik pada pagelaran empat tahunan tersebut yang awalnya akan dihelat di Peru itu.
Erick mengatakan, nantinya para pemain timnas U-17 akan melewati tahapan mulai seleksi dari sembilan wilayah, digabungkan, kemudian akan menjalani training camp pada Juli-Agustus. Selanjutnya pada periode September-Oktober mereka dikirim ke luar negeri untuk melawan tim-tim dari Eropa, Asia, hingga Afrika.
“Untuk persiapan, kami akan mengirimkan tim terbaik, siapa pun mereka. Kenapa kita seleksi di sembilan kota, kenapa kita latihan di Eropa, ya kita ingin membuat tim terbaik. Kapan lagi kita main di Piala Dunia, walaupun sebagai host? Siapa tahu hasilnya baik?” ucap pria berusia 53 tahun itu.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 dan Konser Coldplay Bentrok di SUGBK, Erick Thohir: Jangan Egois!