metro

Makan Daging Ternak yang Sudah Dikubur, Puluhan Warga Gunung Kidul Terjangkit Antraks

Metro Suara.Com
Selasa, 04 Juli 2023 | 19:14 WIB
Makan Daging Ternak yang Sudah Dikubur, Puluhan Warga Gunung Kidul Terjangkit Antraks
Puluhan orang di Gunung Kidul, Yogyakarta terjangkit antraks. Diduga konsumsi daging hewan ternak yang sudah dikubur. ((shutterstock))

Kementerian Kesehatan melaporkan puluhan orang di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta terjangkit antraks setelah mengonsumsi daging hewan yang tertular penyakit menular tersebut.

Hasil sementara hingga saat ini, demikian diungkap Kemenkes seperti dilansir dari Antara, Selasa (4/7/2023) terkumpul 93 pasien positif antraks di wilayah tersebut berdasarkan hasil tes serologi. 

"Sejauh ini baru kasus di Gunung Kidul yang terjadi pada tahun ini dengan total 93 positif serologi dan kami masih melakukan penyelidikan epidemiologi," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Nadia menambahkan sebagian pasien masih ada yang dirawat dan sebagian lainnya sudah dinyatakan sembuh.

Dugaan sementara kejadian itu disebabkan konsumsi daging sapi yang berlangsung saat perayaan Idul Adha 1444H/2023, sebab Kabupaten Gunung Kidul termasuk dalam daerah endemi antraks.

"Sapi bisa tertular saat memakan rumput yang mengandung virus antraks. Ada juga kemungkinan virus antraks yang selama ini mengendap di bawah tanah terangkat karena aktivitas penggarap, sebab antraks bisa bertahan hidup lama di permukaan tanah," katanya.

Tetapi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunung Kidul, Wibawanti pada Selasa juga mengatakan bahwa warga Semanu, Gunung Kidul sempat mengonsumsi daging ternak yang sudah mati dan dikubur.

Ia bercerita, awalnya DPKH menemukan lima ekor ternak yang positif terjangkit antraks dari November 2022 hingga jelang Hari Raya Idul Adha 2023 di Semanu.

Ia mengatakan, lima hewan ternak positif antraks dari wilayah Semanu tersebut memiliki gejala mati mendadak.

Baca Juga: Waduh! Dewi Perssik Bisa Kena Pidana Gegara Sapi Kurban, Pakar: Jika Terbukti..

"Saat mendapat laporan dari masyarakat adanya hewan ternak mati mendadak, petugas langsung ke lapangan mengambil sampel. Kemudian dicek di laboratorium dan hasilnya positif antraks," katanya.

Ia mengatakan, dinas telah meminta agar ternak mati dikubur dan diambil spesimennya untuk diuji laboratorium.

Akan tetapi, sebagian masyarakat tak mengindahkan imbauan petugas. Ternak yang telah dikubur sebagian dibongkar lalu disembelih lantas dagingnya dimakan banyak orang. Setelah hasil laboratorium keluar ternyata sapi mati yang dikonsumsi positif terjangkit antraks.

Saat ini, jelas Wibawanti, DPKH Gunung Kidul sudah mengeluarkan surat keterangan kesehatan hewan untuk ternak yang dikirim keluar dengan terlebih dahulu diperiksa atau diuji laboratorium untuk memastikan hewan bebas penyakit antraks.

"Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran antraks," tutup dia. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI