Presiden Jokowi dikabarkan tengah berduka karena sang istri, Iriana Joko Widodo sedang tertimpa musibah besar.
Kabar duka istri Jokowi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube RAGAM INDONESIA yang mengunggah video berjudul "MUSIBAH MENIMPA IRIANA JOKOWI BERDUKA JOKOWI SAMPAI NANGIS HISTERIS DENGAN KEJADIAN INI".
Sementara itu, pada thumbnail video terdapat keterangan dengan narasi yang berbunyi, "Musibah Besar Menimpa Iriana Jokowi, Presiden Jokowi Sampai Menangis Lihat Ini".
Tampak sebuah mobil ambulans dengan kepolisian setempat membantu. Seorang lelaki dengan tanda panah merah terlihat sedang menangis di depan rumah.
Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 12.000 penayangan. Namun, benarkah Ibu Iriana mengalami musibah hingga Presiden Jokowi menangis?
CEK FAKTA:
Informasi yang menyebut Ibu Iriana tertimpa musibah besar hingga Jokowi berduka dan menangis histeris adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 5 detik di atas, tidak ditemukan adanya pernyataan resmi ataupun bukti kredibel yang menunjukkan bahwa Presiden Jokowi menangis karena Ibu Iriana tertimpa musibah besar.
Alih-alih memberikan penjelasan valid, narator hanya menyampaikan kembali berita terkait seorang warganet yang menghina anggota keluarga Presiden Jokowi.
Tetapi hingga akhir video, tak ditemukan cuplikan yang menunjukkan bahwa Ibu Iriana tertimpa musibah, sebagaimana yang diklaim pada judul unggahan.
Isi video terbukti tidak sesuai dengan keterangan pada thumbnail ataupun judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ibu Iriana tertimpa musibah besar hingga Presiden Jokowi menangis dan berduka merupakan berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].