Inara Rusli terus berusaha memperjuangkan hak asuh ketiga anaknya yang juga diperebutkan oleh sang mantan suami, Virgoun. Salah satu yang kemudian diungkap kubu Inara adalah adanya dugaan tindak kekerasan Virgoun, terutama untuk mendidik ketiga anaknya.
Salah satu yang sempat ditunjukkan pengacara Inara, Arjana Bagaskara, adalah kunci yang belakangan disebut sebagai kunci borgol. Konon borgol tersebut digunakan Virgoun untuk mendisiplinkan anaknya.
"Kunci itu menunjukkan suatu barang yang harus dibuka dengan kunci. Iya (terkait dengan kekerasan anak), kan alasan kami (membawa ke pengadilan) untuk bisa membuktikan nih siapa yang paling berhak (mendapatkan hak asuh anak), ibu atau ayahnya," ucap Arjana, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (26/7/2023).
Sayangnya Arjana mengaku bahwa tidak ada rekaman CCTV yang merekam dugaan kekerasan Virgoun terhadap anak-anaknya. Namun yang pasti bukti ini dikeluarkan untuk melawan narasi Virgoun soal Inara yang disebut kasar terhadap anak-anak mereka.
"Kalau ngomong di publik terlalu ngeri ya," kata Arjana soal frekuensi Virgoun diduga melakukan kekerasan terhadap anaknya. Namun ia menduga Virgoun melakukan hal tersebut karena pengaruh pengalaman buruk sejak kecil.
Sedangkan di wawancara terpisah, Inara secara tersirat membenarkan perangai Virgoun yang main tangan kepada anak-anak mereka. Namun Inara memastikan dia dan Virgoun memang memutuskan untuk selalu satu sikap dalam mengasuh anak.
"Namanya orang tua bukan malaikat, mungkin ada tempo-tempo orang lagi down, lagi khilaf, ya aku sih mahfumin aja. Iya refleks (main tangan)," bela Inara, dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
"(Virgoun) tegas ke anak, (tapi) kita kompak, maksudnya satunya negur anak ya (semua) negur anak. Jangan sampai ada salah satu (yang berbeda), yang satu negur, yang satu ngebelain, nanti gede kepala anaknya," sambungnya.
Diakui Inara, dirinya mengambil peran sebagai orang tua yang tegas, sementara Virgoun memang cenderung lebih keras.
Baca Juga: Sudah Potong Nafkah Anak, Virgoun Juga Larang Inara Rusli Pakai Mobil Pemberiannya buat Kerja
"Enggak sih, masih dalam batas wajar lah. Kalau ada khilaf-khilaf ya namanya juga manusia," tandas Inara yang tampaknya tidak terlalu suka mengumbar perkara kekerasan tersebut.