PSSI Komentari Ricuh Antarpendukung di Laga PSIS vs Persib, Bakal Ada Sanksi?

Metro | Suara.com

Senin, 21 Agustus 2023 | 14:33 WIB
PSSI Komentari Ricuh Antarpendukung di Laga PSIS vs Persib, Bakal Ada Sanksi?
Ricuh antarpendukung dalam pertandingan Liga 1 antara PSIS Semarang vs Persib di Stadion Jatidiri, Minggu (20/8/2023). (Antara)

PSSI buka suara terkait ricun antarsuporter di pertandingan Liga 1 antara PSIS Semarang melawan Persib Bandung di Stadion Jatidiri. Laga itu memang dicemari oleh keributan di tribun penonton, yang diduga melibatkan pendukung tuan rumah dan Bobotoh.

Menanggapi ricuh itu, Arya Sinulingga, salah satu anggota komite eksekutif PSSI, meminta semua pihak untuk mengikuti aturan yang telah dibuat.

"Kita masih masa transisi, aturan sudah ada. Tolong kita semua menjaga dan mengikuti aturan yang sudah dibuat," tulis Arya di Instagram, Senin (21/8/2023).

"Mari kita belajar terus mendisiplinkan diri kita dan menata sepakbola kita supaya semakin baik. Semua sedang berupaya melakukan perubahan, dan semua elemen sepakbola harus bersama-sama mau melakukan perubahan untuk sepakbola menjadi lebih baik," tutup Arya.

Sayang, Arya tak menjelaskan soal apakah PSIS dan Persib akan diberi sanksi akibat kericuhan yang terjadi.

Ricuh antarpendukung dalam pertandingan Liga 1 antara PSIS Semarang vs Persib di Stadion Jatidiri, Minggu (20/8/2023). [Antara]
Ricuh antarpendukung dalam pertandingan Liga 1 antara PSIS Semarang vs Persib di Stadion Jatidiri, Minggu (20/8/2023). (sumber: Antara)


Tetapi jika berkaca pada insiden-insiden sebelumnya, PSIS sebagai tuan rumah bisa terkena sanksi akibat kericuhan tersebut. Sementara Persib juga berpeluang dapat hukuman jika terbukti ada Bobotoh yang datang menonton ke Semarang.

Pertandingan PSIS vs Persib sendiri berakhir untuk kemenangan tim tamu. Persib menang 1-2, setelah Marc Klok sukses melaksanakan eksekusi penalti dalam laga itu.

Berkat kemenangan itu, Persib naik satu peringkat ke urutan 14 klasemen sementara dengan poin 11 dari 9 pertandingan. Sementara PSIS tertahan di urutan 6 klasemen dengan nilai 14 dari 9 laga.

Naikya Persib di papan klasemen Liga 1 mungkin akan diikuti dengan semakin kokohnya Maung Bandung di klasemen denda jika terbukti ada Bobotoh datang ke Stadion Jatidiri. Sejauh ini Persib adalah klub dengan denda paling tinggi musim ini, dengan jumlah sekitar Rp 200 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Makin Gacor, Momen Gali Freitas Cetak Gol Cantik Jarak Jauh ke Gawang Persib Bandung

Makin Gacor, Momen Gali Freitas Cetak Gol Cantik Jarak Jauh ke Gawang Persib Bandung

Bola | Senin, 21 Agustus 2023 | 13:12 WIB

Tahan Persija Jakarta 2-2, Arema FC Akhiri Rekor 3 Kekalahan Beruntun di BRI Liga 1

Tahan Persija Jakarta 2-2, Arema FC Akhiri Rekor 3 Kekalahan Beruntun di BRI Liga 1

Your Say | Senin, 21 Agustus 2023 | 10:49 WIB

Persib Sudah Keluar dari Zona Merah Klasemen Liga 1 Sebelum Melawan PSIS Semarang

Persib Sudah Keluar dari Zona Merah Klasemen Liga 1 Sebelum Melawan PSIS Semarang

| Minggu, 20 Agustus 2023 | 00:55 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi

3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi

Sumut | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah

Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 12:30 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga

4 Mobil Bekas Harga di Bawah Rp 95 Juta yang Masih Layak Dibeli 2026, Nyaman untuk Keluarga

Sumut | Jum'at, 17 April 2026 | 12:22 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah

Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!

Gunung Sampah 20.000 Ton di Bekasi Akhirnya Diangkut, 18 Truk Dikerahkan!

Bekaci | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Kampus Darurat Kekerasan Seksual: Menggugat Budaya Diam di Lingkungan Akademik

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 12:15 WIB