Informasi salah tentang panitia penyelenggaraan Piala AFF U-23 2023 di Thailand.
Telah beredar disinformasi berita yang menyatakan bahwa Asia Football Confederation atau AFC menindak tegas panitia AFF, dan final Piala AFF U-23 2023 (17-28/8/2023) akan diulang.
Kabar ini dibagikan lewat kanal YouTube oleh akun bernama Love Indonesia dalam bentuk video berjudul "Terbongkar Sudah Bobroknya Panitia AFF, AFC Tindak Tegas Pelaku? Mafia bola Tak berdaya".
Foto thumbnail adalah Presiden AFC, Salman Bin Ibrahim Al-Khalifa, salah satu pemain Timnas Indonesia dan Timnas Vietnam tengah beradu perebutkan bola, serta ilustrasi wasit menyimak video menayangkan kejadian di lapangan hijau, serta suasana beberapa timnas.
Tulisan penyerta foto thumbnail, "MALAYSIA VS THAILAND TAK ADA EXTRA TIME INDONESIA VS VIETNAM ADA EXTRA TIME PUTAR ULANG REKAMAN PERTANDINGAN AFC LAKUKAN INVESTIGASI? KEJANGGALAN DI TEMUKAN LAGA FINAL DI ULANG".
Benarkah berita yang disampaikan video ini?
![Video salah (X) tentang final AFF U-23 2023 akan diulang [[screenshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/28/1-video-salah-x-tentang-final-aff-u-23-2023-akan-diulang.jpg)
CEK FAKTA
Tidak benar, kejuaraan Piala AFF U-23 2023 resmi ditutup pada 28 Agustus dengan hasil juara Vietnam, runner-up Indonesia, juara ketiga tuan rumah, Thailand.
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan hasilnya:
* Judul dan keterangan thumbnail provokatif, memanfaatkan perasaan penggemar
Fakta: "Terbongkar Sudah Bobroknya Panitia AFF, AFC Tindak Tegas Pelaku? Mafia bola Tak berdaya" (judul), "MALAYSIA VS THAILAND TAK ADA EXTRA TIME INDONESIA VS VIETNAM ADA EXTRA TIME PUTAR ULANG REKAMAN PERTANDINGAN AFC LAKUKAN INVESTIGASI? KEJANGGALAN DI TEMUKAN LAGA FINAL DI ULANG" (keterangan).
Logika: siapakah yang menjadi mafia bola, pertandingan yang tdka membuahkan hasil dalam dua kali waktu main akan diselesaikan lewat extra time, serta langkah akhir adalah penalti bila kedudukan masih berimbang. Tidak ada pengulangan final suatu kejuaraan, adanya penangguhan karena unsur force majeure.
![Cara pemberian keterangan dengan memberikan lingkaran dibuat asal-asalan yang menunjukkan pembuat menggurui pemirsanya [[screenshot YouTube].]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/08/28/1-cara-pemberian-keterangan-dengan-memberikan-lingkaran-dibuat-asal-menunjukkan-pembuat-menggurui-pemirsanya.jpg)
* Cek video
- Menit 0:10 video yang dicomot dari sumber valid dicoret-coret dengan pen kuning.
- Menit 0:22 mengulang-ulang potongan video Coach Shin Tae-yong memberikan pernyataan kepada wasit atau pengadil pertandingan.
- Menit 0:47 narator hanya membacakan artikel dan di menit 1:01 menekankan kata "aneh".
- Selanjutnya video menggunakan still foto, yang bisa didapat dari media sosial maupun media valid. Hanya sebatas membacakan jalannya pertandingan tanpa ada keterangan jelas soal panitia AFF, dan kejuaraan babak final diulang.
Dengan demikian, video berjudul "Terbongkar Sudah Bobroknya Panitia AFF, AFC Tindak Tegas Pelaku? Mafia bola Tak berdaya" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Pengertian Saudara Sepersusuan, Penjelasan dan Larangan untuk Dinikahi
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].