Kaesang Pangarep dan manuver politiknya hingga tiba-tiba ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus menjadi perbincangan. Pasalnya baru dua hari sejak Kaesang resmi bergabung sebagai anggota partai tersebut.
Sejumlah hal diungkap Kaesang dalam pidato pertamanya sebagai Ketum PSI, salah satunya membahas perihal tabiat asli Presiden Joko Widodo dalam kesehariannya di rumah.
Seperti dilihat di kanal YouTube berita surakarta, Kaesang yang tampil dalam balutan kemeja kotak-kotak menegaskan bahwa banyak hal yang bisa dicontoh kader PSI dari sang ayah.
"Bapak saya, yang di mana kebetulan adalah Presiden Indonesia, tentu saja bukan manusia yang sempurna. Beliau juga bahkan jauh dari kata sempurna, apalagi kalau saya spill kelakuan beliau sehari-hari di rumah," kata Kaesang, dikutip pada Selasa (26/9/2023).
Sontak pernyataannya ini membuat para hadirin ikut tertawa, meski kemudian Kaesang ternyata memilih untuk tidak membeberkan lebih jauh karena merasa kelewat berbahaya.
"Ya bisa bahaya banget dan saya bakal kualat," celetuknya yang kembali membuahkan tawa.
Walau setelah itu Kaesang ganti menyampaikan banyak hal positif dari sang ayah, termasuk tidak lelah melayani masyarakat Indonesia selama berkecimpung di pemerintahan beberapa tahun belakangan.
"Beliau tidak pernah lelah menjalankan amanat rakyat, obat capeknya adalah bersalaman dengan masyarakat, vitamin lelahnya adalah senyum dan kebahagiaan masyarakat yang beliau temui, booster-nya adalah ketika beliau memutuskan kebijakan yang tepat bagi masyarakat Indonesia," terang Kaesang.
Meski begitu, suami Erina Gudono tersebut menyatakan ada satu hal yang dikeluhkan Jokowi lantaran membuatnya lelah. "Beliau itu cuma capek kalau ngurusin cucu-cucunya yang ngeyel," selorohnya.
Baca Juga: Respons Irit Bobby Nasution Usai Kaesang Pangarep Jadi Ketum PSI
Di sisi lain masuknya Kaesang ke PSI, bahkan sampai menjadi ketum, menuai pro dan kontra. Pasalnya diketahui pula keluarganya, seperti Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka adalah kader PDI Perjuangan. Padahal peraturan PDIP menegaskan bahwa satu keluarga harus berada di satu partai yang sama.