PSI Jadikan Kaesang Ketum, Disentil Politisi Senior PDIP: Ketua Memang Butuh Duit Banyak

Metro

Jum'at, 29 September 2023 | 13:39 WIB
PSI Jadikan Kaesang Ketum, Disentil Politisi Senior PDIP: Ketua Memang Butuh Duit Banyak
Ketua umum PSI periode sebelumnya Giring Ganesha memberikan selamat kepada Ketua Umum PSI yang baru, Kaesang Pangarep pada acara Kopdarnas Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater. (Suara.com/Alfian Winanto)

Keputusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menjadikan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum terus menuai pro dan kontra. Banyak yang menilai Presiden Joko Widodo tengah membentuk dinasti politik sampai disebut tidak nyaman lagi di PDI Perjuangan sehingga sedang menyiapkan pelabuhan lain pasca lengser tahun 2024 mendatang.

 

Namun ditegaskan oleh politikus senior PDIP Panda Nababan, pihaknya sebenarnya tidak mempermasalahkan Kaesang yang memilih bergabung dengan PSI. “Mohon maaf, jangan dipikir dengan Kaesang masuk ke PSI jadi ramai lagi DPP PDIP, dibahas lah itu. Maaf kata ya, nggak ada itu diomongin. Dari Ibu Mega juga nggak ada (respons), nggak segenting itu,” beber Panda, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Jumat (29/9/2023).

 

Pasalnya menurut Panda, Kaesang memang bukanlah kader PDIP jadi merupakan haknya untuk kemudian memilih bergabung ke partai politik manapun.

 

Meski begitu, Panda sempat mempertanyakan mengapa politisi yang telah membesarkan PSI malah satu-persatu hengkang. “Seperti Guntur, Tsamara, Rian, itu ikonnya PSI. Rupanya memang mempersiapkan Kaesang mau masuk. Ya lucu-lucu aja, orang itu yang membesarkan PSI, orang itu ikonnya PSI, ada apa kok (keluar dalam waktu) relatif singkat? Oh rupanya karena Kaesang masuk,” sentil Panda.

 

Bukan hanya itu, Panda juga sempat mengungkit soal banyaknya logistik yang diperlukan untuk seseorang memimpin sebuah partai politik. “Kalau saya lihat, menjadi ketua partai saat ini, masa ini, dia mesti punya uang banyak. Harus punya uang banyak, membiayai organisasi ini,” ucap Panda, meski langsung berkelit ketika diminta mengonfirmasi apakah pernyataannya juga ditujukan kepada Kaesang.

baca juga

 

Panda lantas menceritakan pengalamannya dengan beberapa tokoh yang pernah menjadi ketum partai. Seperti ketika KH Zainuddin MZ menjadi Ketum Partai Bintang Reformasi (PBR) atau Djan Faridz memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Artinya mengeluarkan dana itu tidak bisa dihindari, maksud aku memimpin partai itu tidak semudah seperti cerita teori-teori tadi. Ada pakem-pakem yang tidak bisa dihindari,” tandas Panda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Puji Kaesang 'Membelot' dari Keluarga PDIP demi Jadi Ketum PSI: Aduh, Kamu Hebat!

Luhut Puji Kaesang 'Membelot' dari Keluarga PDIP demi Jadi Ketum PSI: Aduh, Kamu Hebat!

Metro | Jum'at, 29 September 2023 | 13:15 WIB

Puan Maharani Temui Mertua Andika Perkasa, Katanya Bawa Sesuatu yang Seru

Puan Maharani Temui Mertua Andika Perkasa, Katanya Bawa Sesuatu yang Seru

Kotak Suara | Jum'at, 29 September 2023 | 11:20 WIB

Hati-hati PDIP, Pengamat Sebut PSI Bisa Curi Pemilih Jokowi Lewat Kaesang

Hati-hati PDIP, Pengamat Sebut PSI Bisa Curi Pemilih Jokowi Lewat Kaesang

Metro | Kamis, 28 September 2023 | 16:17 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×