Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!

Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 14:51 WIB
Bongkar Love Scamming di Rutan Kotabumi Lampung, Menteri Agus: Kalau Pegawai Terlibat, Proses!
Menteri Imipas Agus Andrianto memberikan keterangan kepada awak media terkait kasus "love scamming" yang digerakkan dari dalam Rutan Kotabumi di Mapolda Lampung, Senin (11/5/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
  • Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyelidiki dugaan keterlibatan oknum pegawai dalam praktik love scamming di Rutan Kelas IIB Kotabumi.
  • Menteri Agus Andrianto menyoroti temuan 156 unit ponsel ilegal sebagai celah pengawasan yang harus diusut bersama Polda Lampung.
  • Sebanyak 137 warga binaan diduga terlibat dalam kejahatan tersebut dan akan diproses hukum secara terbuka tanpa adanya kompromi.

Suara.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mendalami dugaan keterlibatan pegawai dalam kasus love scamming yang dijalankan dari dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi, Lampung Utara.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan internal setelah muncul dugaan adanya oknum pegawai yang ikut terlibat dalam praktik penipuan tersebut.

"Sudah ada dugaan pegawai di lembaga pemasyarakatan (lapas) tersebut terlibat, ini akan dalami secara internal. Kemudian disinkronkan dengan pemeriksaan dari Polda untuk memastikannya," kata Agus di Mapolda Lampung, Senin (11/5/2026).

Agus menyoroti temuan 156 unit handphone di dalam rutan yang seharusnya tidak boleh berada di tangan narapidana maupun warga binaan.

Menurut dia, keberadaan alat komunikasi di dalam lapas menjadi tanda adanya celah pengawasan yang harus dibongkar.

"Yang jadi pertanyaan saya juga kenapa handphone bisa masuk ke rutan. Oleh karena itu, saya sampaikan ke Polda Lampung tadi bahwa tolong diungkap kasus ini seluas-luasnya," kata dia.

Petugas menggelar razia Lapas Narkotika Bandar Lampung, Selasa (14/11/2023) malam. [ANTARA]
Ilustrasi petugas menggelar razia Lapas Narkotika Bandar Lampung, Selasa (14/11/2023) malam. [ANTARA]

Ia menegaskan apabila ditemukan pegawai Kemenimipas yang ikut terlibat, proses hukum harus dilakukan tanpa kompromi.

"Kalau ada terlibat (pegawai Imipas) proses saja. Kami minta diungkap betul kasus ini," kata dia.

Agus juga meminta masyarakat tidak khawatir kasus tersebut akan ditutup-tutupi. Ia memastikan pengusutan dilakukan secara terbuka bersama aparat kepolisian.

"Yakinlah kasus ini tidak akan kami tutup-tutupi. Kalau mau ditutup-tutupi maka informasi dari awal tidak akan kami berikan ke Polda Lampung," katanya.

Sebelumnya, Polda Lampung bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengungkap praktik love scamming yang diduga dikendalikan warga binaan dari dalam Rutan Kelas IIB Kotabumi.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi telah memeriksa 145 warga binaan dan menduga 137 narapidana terlibat dalam kejahatan love scamming. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB

Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot

Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas

Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:42 WIB

Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS

Nadiem Makarim Akui Sempat Pendarahan hingga Dirawat di RS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:35 WIB

Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan

Hadiri Sidang Nadiem Makarim, Rocky Gerung: Jaksa Pintar, Tapi Kelelahan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:33 WIB

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:26 WIB

Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!

Donald Trump: Saya Tidak Suka Surat dari Iran!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:25 WIB

Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!

Purnawirawan Jenderal Semprot Dandim Ternate: Pembubaran Nobar 'Pesta Babi' Langgar Konstitusi!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:24 WIB

Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam

Iran Bersumpah Tidak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat, Harga Minyak Makin Runyam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:14 WIB

Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk

Buntut Potongan Video JK, Jubir Ormas Islam Sebut Ada Unsur Pidana dan Niat Jahat Ade Armando dkk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:14 WIB

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:12 WIB

Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!

Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:08 WIB