Laga demi laga berdatangan, kalau pemain setia pada dasar satu ini, seterusnya pasti bisa berkembang lebih besar.
Seperti ujar-ujar Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, menciptakan Timnas Indonesia dan bangsa pencinta sepak bola adalah sebuah proses. Tidak bisa langsung jadi secara instan.
Senada pandangan Shin Tae-yong, pelatih kepala PSSI. Ia bercita-cita ingin mengangkat Timnas Indonesia. Bukan hanya Timnas Indonesia Senior, namun Timnas Indonesia U-23. Tujuannya agar "berbicara" lebih tinggi, tidak hanya level Southeast Asia, akan tetapi Asia.
Itu sebabnya, bulan-bulan ini, harapannya sampai paruh tahun depan, timnas negara kita bisa terus main atau berbicara di level lebih tinggi.
Coach Shin akan membawa Timnas Indonesia ke Qatar tahun depan. Saat ini, yang ia inginkan adalah negara kita membawa masuk fase kedua, yaitu masuk Grup F di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, setelah lolos preliminary dari Brunei Darussalam.
Itu sebabnya, Shin Tae-yong memimpin langsung Training Centre (TC) pada Senin (9/10/2023) di Lapangan A Gelora Bung Karno (GBK) dan seluruh pemain yang berada dalam daftar 26 nama Timnas Indonesia kontra Brunei Darussalam seluruhnya hadir.
![Timnas Indonesia berlatih di Lapangan A GBK menjelang preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, kontra Brunei Darussalam [(pssi.org)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/10/10/1-suasana-latihan-timnas-indonesia-jelang-laga-kontra-brunei-darussalam-pssiorg.jpg)
Mulai mereka yang berlaga di lingkup nasional, hingga para pemain abroad berjumlah delapan orang. Yaitu Sandy Walsh, Rafael Struick, Elkan Baggott, Shayne Pattynama, Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani, Pratama Arhan, serta Asnawi Mangkualam.
"Wajahnya gembira, semringah, akan tetapi konsen dengan disiplin. Pemain harus berkumpul semua, karena dalam TC inilah ia memberikan arahan-arahan. Ia sedikit marah soal disiplin, mau semua tepat waktu, pada jam yang ditentukan," demikian komentar Ronny Pangemanan, pengasuh rubrik Bung Ropan di kanal YouTube, sebagaimana dikutip Metro Suara.com. Ia adalah komentator dan analis senior sepak bola dari Indonesia.
"Disiplin menyangkut mental. Coach Shin mengusahakan para pemain tetap patuh dengan apa yang diinginkan. Ada baiknya, sehingga terarah. Begitu juga dengan kehadiran pemain saat memulai TC," lanjutnya.
Menurut Bung Ropan, soal kehadiran pemain ini penting, karena Shin Tae-yong alias STY memberikan kisi-kisinya secara lebih jelas kepada seluruh pemain dalam TC. Dan untuk preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia kontra Brunei Darussalam, waktunya adalah latihan perdana, Senin (9/10/2023).
"Ke-26 pemain yang dipanggil sudah ada. Di lapangan para pemain ini enjoy. Coach Shin paham mereka kecapaian, yang datang dari luar negeri baru saja turun dari penerbangan, sedangkan para pemain liga nasional baru menyelesaikan semua laga di Liga 1 BRI pada Minggu (8/10/2023). Ia mengerti, namun disiplin waktu harus diikuti. Sudah diwanti-wanti, dan semua pemain bisa menerima karena ia pelatih kepala. Ia punya tanggung jawab," tandas Bung Ropan.
Dari pembentukan mental pemain inilah, seorang Coach Shin Tae-yong yakin, para pemain akan disiplin dan berlanjut saat berada di lapangan hijau.
"Setelah melawan Brunei Darussalam, terjadilah pertarungan sesungguhnya untuk bisa membidik delapan tiket Asia. Yaitu Indonesia berada di Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina. Semua harus ditopang para pemain," lanjutnya.
"Jadwal Timnas Indonesia sangat padat. Ada Piala Asia 2026 Tim Senior dan Piala Asia U-23, jadi bukan hanya laga lawan Brunei kemudian November selesai. Namun akan ada sampai tahun depan, di mana Indonesia akan bertandang ke Irak sampai Filipina untuk putaran Grup F Piala Dunia 2026. Sampai Juni 2024.
"Ia ingin banyak gol lahir, tanpa meremehkan Timnas Brunei Darussalam. Pesta gol menjadi modal kuat sehingga berangkat ke Brunei sudah bisa tenang. Apalagi lini kita sudah merata," tutup Ronny Pangemanan.