Kasus penipuan kejahatan siber di Indonesia menjadi tantangan besar untuk diberantas. Terlebih perkembangan teknologi membuat para pelaku memiliki beragam cara untuk mengambil keuntungan.
Terbaru, unggahan yang berisi tangkapan layar chat dugaan modus penipuan berkedok kurir jasa ekspedisi alias kurir paket viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @memomedsos percakapan korban dengan nomor yang tak dikenal yang berpura-pura memberitahukan sebuah paket yang dikirimkan untuk nomor yang dituju melalui WhatsApp.
“Pelaku pura2 dari jasa ekspedisi lalu mengirimkan file dgn ekstensi APK,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.
Nahasnya, korban penipuan tersebut yang terlanjur mengunduh file aplikasi itu mendadak saldo rekeningnya habis. Hal tersebut diduga ulah pelaku yang kuras habis saldo rekening korban.
“Korban mengaku tidak pernah menjalankan atau membuka aplikasi apapun dan mengisi user Id maupun password pada situs lain,” lanjutnya.
Namun, kuat dugaan file yang dikirim pelaku diduga
exploit yang berjalan di latar belakang untuk mengambil data korban.
Dengan diunggahnya aplikasi yang dikirim melalui WhatsApp tersebut, pelaku berhasil menguasai handphone
Diduga pelaku yang telah berhasil menguasai handphone korban dapat dengan mudah mengakses aplikasi perbankan yang dibuka oleh korban lalu mengintip user ID dan password tanpa diketahui korbannya hingga akhirnya menguras saldo tersebut. Dalam dunia hacking, kegiatan itu disebut sniffing.
Baca Juga: 4 Jalur Alternatif Puncak Naik Motor Terbaru, Bebas Macet Libur Tahun Baru 2023
Unggahan itu pun langsung ramai mendapat berbagai komentar dari para warganet.
"Salah satu cara buat menghindari nya adalah ubah stelan unduh otomatis media yg ada di aplikasi Whatsapp nya itu jangan di ceklis semua," cuit akun @ir****d1.
"Cyber crime nya polisi gak nyampe ilmunya sampe situ..," tulis @am****93.
"Orang orang pinter teknologi, sampai sampai memanfaatkan untuk kejahatan," ungkap @wa****67.
"harusnya UU ITE tercipta utk melindungi masyarakat dr penipuan semacam ini," imbuh @v****z.
"Gua yang saldonya 20rb agak sedikit panik si," timpal @_n*****QI.