Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Banten! Tinggi Gelombang Capai 4 Meter

Suara Moots | Suara.com

Jum'at, 09 Desember 2022 | 10:07 WIB
Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Banten! Tinggi Gelombang Capai 4 Meter
Ilustrasi Gelombang Tinggi di perairan selatan Banten [Pixabay]

Daerah pesisir selatan Banten diminta untuk mewaspadai gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi pada Jumat (9/12/2022). 

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tinggi gelombang di perairan selatan Banten hingga Selat Sunda bagian barat hingga selatan diprediksi berkisar 2,5-4 meter.

"Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo dikutip dari Antara.

Kata Eko, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.

Sementara untuk wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. 

Untuk kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka, perairan timur Aceh-Sumatera Utara dan Laut Natuna Utara.

"Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang tinggi," jelasnya.

Kata Eko, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka, perairan timur Pulau Simeulue, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan Banten-Jawa Barat, perairan selatan Pulau Bali-Lombok-Sumbawa, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sawu dan Laut Sawu bagian selatan.

Hal serupa juga berpotensi terjadi di perairan Samudra Hindia Selatan NTB-NTT, perairan Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan utara dan timur Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat-Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera-Papua.

Untuk gelombang tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Aceh-Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia Barat Bengkulu-Lampung, perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano.

Selain itu, juga di Selat Sunda bagian barat-selatan, perairan barat Lampung, perairan selatan Banten-Jawa Barat, perairan selatan Jawa Tengah-Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa-Bali, Laut Natuna Utara.

"Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut beresiko terhadap keselamatan pelayaran," kata Eko Prasetyo.

Karenanya, BMKG mengimbau masyarakat terutama bagi nelayan selalu waspada beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m).

Kemudian, kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG: Ada 295 Patahan Aktif di Indonesia, Patahan Cugenang Selama Ini Tak Terdeteksi

BMKG: Ada 295 Patahan Aktif di Indonesia, Patahan Cugenang Selama Ini Tak Terdeteksi

Jabar | Kamis, 08 Desember 2022 | 21:29 WIB

1.800 Rumah di Cianjur Disarankan Direlokasi dari Patahan Cugenang, BMKG Ungkap Alasan Ini

1.800 Rumah di Cianjur Disarankan Direlokasi dari Patahan Cugenang, BMKG Ungkap Alasan Ini

| Kamis, 08 Desember 2022 | 19:09 WIB

Sukabumi Dua Kali Diguncang Gempa Pagi Ini, Daryono BMKG: Bukan Gempa Kerak Dangkal

Sukabumi Dua Kali Diguncang Gempa Pagi Ini, Daryono BMKG: Bukan Gempa Kerak Dangkal

Banten | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:43 WIB

Gempa Bumi Guncang Sukabumi, Warga Panik dan Hingga Tiang Listrik Bergoyang

Gempa Bumi Guncang Sukabumi, Warga Panik dan Hingga Tiang Listrik Bergoyang

Bekaci | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:30 WIB

Sukabumi Diguncang Gempa Bumi, Getaran Dirasakan di Bogor hingga Bekasi

Sukabumi Diguncang Gempa Bumi, Getaran Dirasakan di Bogor hingga Bekasi

Bogor | Kamis, 08 Desember 2022 | 08:21 WIB

Pendekar Banten Hingga Mendang Diduga Titip Nama di Unila, Tiktokers Ini Beri Sindiran Menohok: Bikin Malu!

Pendekar Banten Hingga Mendang Diduga Titip Nama di Unila, Tiktokers Ini Beri Sindiran Menohok: Bikin Malu!

| Selasa, 06 Desember 2022 | 12:49 WIB

Terkini

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:41 WIB

Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?

Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:40 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik

Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD

Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:27 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air

BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air

Kaltim | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:24 WIB