Punya Nama Innalillahi, Toko Ini Jual Barang yang Berhubungan dengan Kematian

Suara Moots

Minggu, 11 Desember 2022 | 13:56 WIB
Punya Nama Innalillahi, Toko Ini Jual Barang yang Berhubungan dengan Kematian
Toko Innalillahi di Tanjungsari, Sumedang. (Ayobandung.com)

Kalimat innalillahi wa ina ilaihi rojiun tak jarang dimaknai sebagai ucapan duka. Padahal, kalimat itu bermakna "Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadanyalah kami kembali".

Innalillahi juga merupakan doa istirja. Kalimat itu sendiri disarankan diucapkan oleh seorang uslim ketika tertimpa musibah, ujian, cobaan maupun kejadian buruk.

Meski merupakan doa, tak banyak atau bahkan nyaris tak ada yang menggunakannya untuk sebuah nama. Padahal, kata yang berasal dari surat Al-Baqarah ayat 155-156 bermakna bentuk keyakinan bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi, sebab semuanya akan kembali ke pemiliknya, yaitu Allah SWT.

Berbeda dengan orang kebanyakan, seorang pemilik toko di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menamai toko miliknya dengan nama Toko Innalilahi.

Jalan Nasional III tepatnya di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Tanjungsari.

Terletak persis di bahu jalan, toko dengan luas sekira 4x4 meter ini cukup mengundang perhatian pengendara yang melintas. Bukan tanpa alasan, beberapa spanduk dengan latar putih dan tulisan merah yang berisi tulisan Toko Innalillahi berjajar rapi menandakan keberadaan toko tersebut. 

Saat menemui sang pemilik toko, Ritno Destiaman membeberkan alasan mengapa ia memilih nama toko Innalillahi untuk usaha yang ia lakoni. Meski kata Innalillahi terdengar menyeramkan, ia memilih nama tersebut agar mudah diingat oleh pembeli. 

"Jadi, kenapa kita memilih nama Toko Innalillahi karena kita kebetulan menyediakan alat-alat dan keperluan untuk pemulasaraan jenazah. Memang agak berbeda dengan yang lain, tapi kita pilih nama itu karena kita menjual barang yang berhubungan dengan kematian," ujar Ritno dikutip dari Ayobandung.com, Minggu (11/12/2022).

Menurut Rinto, meski nama tokonya identik dengan kematian, usaha yang ia tekuni ternyata sudah berjalan selama puluhan tahun. Bahkan, toko yang berada di Tanjungsari merupakan cabang pertama yang ia buka. 

baca juga

"Toko Innalillahi ini sudah berjalan selama 20 tahun. Toko pertama di Pasar Kota Sumedang dan yang kedua di sini, Tanjungsari. Ya alhamdulillah dengan nama toko Innalillahi ini orang ketika ada sanak saudaranya yang meninggal ingatnya ke toko Kita," jelasnya.

Rinto menjelaskan, toko Innalillahi beroperasi selama 24 jam penuh. Tak jarang, kata dia, banyak pelanggan yang datang tengah malam untuk membeli keperluan untuk pemulasaraan jenazah seperti kain kafan, kapur barus, minyak wangi hingga berbagai macam bunga. 

"Kualitas barang yang kita jual juga gak asal ada, beberapa barang seperti tikar jenazah saya datangkan langsung dari Majenang kualitasnya bagus. Selain kain kafan, kita juga menyediakan padung kayu, tetenger, payung dan banyak lagi. Komplit lah," jelasnya. 

Ia menyebutkan, untuk satu paket perlengkapan jenazah dihargai Rp 300 ribu. Harga tersebut belum termasuk diskon bagi para pelanggan.

"Tapi kalau bagi mereka yang berlangganan tentunya ada diskon, seperti biasanya untuk Dewan Keamanan Masjid (DKM), RT/RW dan pelanggan lainnya," ujarnya.

Ketika ditanya mengapa memilih untuk berjualan perlengkapan jenazah, Rinto dengan serius menjawab bahwa setiap orang yang hidup pasti akan bertemu dengan kematian. 

"Maka, dengan usaha ini saya bisa mencari rezeki yang halal tanpa melupakan bahwa setiap makhluk hidup akan menemui ajalnya. Itulah alasan kita buka 24 jam, karena datangnya kematian tidak ada yang tahu," tandasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Fakta Penyebab Kematian Keluarga Kalideres: Bukan Sekte, Spekulasi Liar Terbantahkan

5 Fakta Penyebab Kematian Keluarga Kalideres: Bukan Sekte, Spekulasi Liar Terbantahkan

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 20:04 WIB

Polda Metro Pastikan Tak Ada Unsur Pidana Pada Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Polda Metro Pastikan Tak Ada Unsur Pidana Pada Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres

Jakarta | Jum'at, 09 Desember 2022 | 20:02 WIB

Bukan Sekte Apokaliptik, Ahli Ungkap Temuan Surat Yusuf Kasus Keluarga Kalideres: Biasa Dipakai buat Enteng Jodoh

Bukan Sekte Apokaliptik, Ahli Ungkap Temuan Surat Yusuf Kasus Keluarga Kalideres: Biasa Dipakai buat Enteng Jodoh

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 18:22 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×