Hasil Poligraf Richard Eliezer Jujur, Pengacara: Karena Ferdy Sambo Bukan Siapa-Siapa Lagi

Suara Moots

Rabu, 14 Desember 2022 | 20:57 WIB
Hasil Poligraf Richard Eliezer Jujur, Pengacara: Karena Ferdy Sambo Bukan Siapa-Siapa Lagi
Foto kolase Richard Eliezer (Bharada E) dan Ferdy Sambo. ([Suara.com/Alfian Winanto])

Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer, Ronny Talapessy angkat bicara terkait hasil pemeriksaan poligraf atau lie detector terhadap kliennya. Diketahui hasil poligraf Richard dinyatakan jujur.

Hal ini diungkapkan ahli poligraf dari Puslabfor Polri, Aji Febrianto, saat menjadi saksi ahli dalam persidangan pembunuhan Brigadir J (Nofriansyah Yosua Hutabarat) atas lima terdakwa, Rabu (14/12/2022).

Kelima terdakwa tersebut adalah Richard Eliezer, Kuat Maruf, Bripka Ricky Rizal, Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.

"Hari ini kami melihat bahwa keadilan ada untuk Richard Eliezer. Karena sebelum-sebelumnnya mereka coba mem-framing bahwa Richard Eliezer ini tidak jujur," kata Ronny di sela sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Tetapi persidangan hari ini membuktikan bahwa hasil pemeriksaan lie detector poligraf Richard Eliezer berkata jujur. Yang disampaikan dari proses penyidikan sampai persidangan semua berkata jujur, ini catatan kami yang pertama," ujar Ronny, melanjutkan.

Ronny menambahkan, dengan hasil poligraf ini membuktikan bahwa keterangan Richard Eliezer mengenai disuruh bersih-bersih barang milik almarhum Yosua untuk menghilangkan sidik jari Ferdy Sambo atas perintah Putri Candrawathi adalah jujur.

"Yang kedua, ini untuk mempertegas posisi dari Richard Eliezer. Kemarin terkait dengan bersih-bersih barang dari almarhum Yosua, itu keterangan klien saya ya kan waktu diperiksa sebagai saksi. Waktu diperiksa, Ricky Rizal juga menyampaikan seperti itu bahwa ada bersih-bersih barang almarhum Yosua terkait sidik jari (Ferdy Sambo)."

"Apa yang mau kita katakan di sini adalah Richard Eliezer berkata jujur. Jadi jangan coba untuk membuat klien kami ini terpojokkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang menurut dugaan kami menjebak, mencoba intimidasi Richard Eliezer," papar Ronny.

Sementara itu, terkait keputusan Richard Eliezer yang memilih sidang offline saat jadi saksi atas terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kemarin, karena kliennya merasa sudah bukan lagi ajudan dari Sambo.

"Tapi sekali lagi bahwa yang dismpaikn Richard Eliezer sudah sebenarnya, dia sudah lepas sampaikan semuanya. Dan dia kemarin kenapa hadir (langsung di sidang) karena dia berani, karena seorang Ferdy Sambo bukan siapa-siapa lagi. Dia bukan lagi atasan Richard Eliezer, karena dia jujur makanya dia berani," pungkasnya.

Disuruh Hilangkan Sidik Jari Ferdy Sambo

Sebelumnya, Richard Eliezer, mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi menyuruh dirinya mengambil disinfektan dan hand sanitizer untuk membersihkan barang-barang milik Yosua. Hal itu untuk menghilangkan sidik jari Ferdy Sambo.

"Disuruh ambil disinfektan sama hand sanitizer. Kan barang-barang almarhum atau baju-baju banyak di-laundry. Jadi plastikan-plastikan semua, baru tas-tas, sandal, sama ada uang di dalam tas itu, dompet, KTP segala macam,” kata Eliezer ketika menyampaikan kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Jadi, tutur Richard Eliezer, Putri Candrawathi menyuruh dirinya, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf untuk membersihkan sidik jari Ferdy Sambo dari barang-barang Yosua.

"Jadi disemprot pakai disinfektan, baru lap pakai tisu. Kata Ibu PC mau hilangin sidik jarinya Pak FS, karena Pak FS sempat periksa barangnya," kata Richard Eliezer.

Ia mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi ikut membersihkan sidik jari Ferdy Sambo dari barang-barang Yosua.

"Ikut juga Ibu PC, kalau nggak salah dompet sama tas," tuturnya.

Pernyataan tersebut ia ungkapkan ketika menjawab pertanyaan mengenai pernah atau tidaknya ia diminta untuk membersihkan barang-barang milik Yosua.

"Pada saat itu, barang-barang almarhum itu sudah di-packing. Saya tidak tahu yang packing antara ajudan, ART, atau siapa," kata Richard Eliezer.

Ia mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi meminta kepada Eliezer, Kuat, dan Ricky untuk mengambil barang-barang Yosua dan membawa barang-barang tersebut ke posko.

"Kamu ambil barang-barangnya almarhum, bawa balik ke Saguling, naikkan ke lantai 2 di ruang kerja, nanti bawa ke sini dulu," kata Richard Eliezer ketika menirukan Putri Candrawathi.

Ketika Eliezer tiba dengan barang-barang Yosua di lantai dua, ia mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi memberikan arahan untuk menggunakan sarung tangan.

"Ibu PC suruh (kami) pakai sarung tangan. Ibu PC juga pakai sarung tangan," kata dia.

Dalam persidangan ini, Richard Eliezer menjadi saksi untuk terdakwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Para terdakwa didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan dakwaan primer melanggar ketentuan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahli Poligraf: Kuat Maruf Bohong Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Brigadir J

Ahli Poligraf: Kuat Maruf Bohong Tak Lihat Ferdy Sambo Tembak Brigadir J

Moots | Rabu, 14 Desember 2022 | 19:49 WIB

Tak Lagi Jadi Atasannya, Bharada E Sudah Berani Hadapi Langsung Ferdy Sambo, Pengacara: Karena Dia Jujur!

Tak Lagi Jadi Atasannya, Bharada E Sudah Berani Hadapi Langsung Ferdy Sambo, Pengacara: Karena Dia Jujur!

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 20:37 WIB

Persidangan Ferdy Sambo Cs, Ahli: Belum Ada yang Pernah Manipulasi Pemeriksaan Poligraf

Persidangan Ferdy Sambo Cs, Ahli: Belum Ada yang Pernah Manipulasi Pemeriksaan Poligraf

Moots | Rabu, 14 Desember 2022 | 19:40 WIB

Terkini

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026

Sport | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:43 WIB

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:38 WIB

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Sumsel | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:25 WIB

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:00 WIB

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Malang | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Jatim | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:32 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB