Jangan Sampai Healing Jadi Petaka, Perhatikan Ini sebelum Berwisata Alam di Libur Tahun Baru 2023

Suara Moots | Suara.com

Rabu, 28 Desember 2022 | 15:43 WIB
Jangan Sampai Healing Jadi Petaka, Perhatikan Ini sebelum Berwisata Alam di Libur Tahun Baru 2023
ILUSTRASI Air Terjun Malela di Bandung Barat. (Suara.com)

Acara liburan harus diperhitungkan dengan baik. Jangan sampai niat liburan di Tahun Baru 2023 untuk healing malah berujung petaka.

Jangan sampai seperti video  yang memperlihatkan sekelompok orang yang tengah bermain air di sebuah air terjun lalu tiba-tiba debit air meningkat, mengalirkan banjir ke sungai di bawahnya.

Air kian membesar. Beberapa orang berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai, namun ada yang hanyut terbawa air, dan akhirnya tersisa seorang laki-laki terjebak di atas batu, menunggu pertolongan. Sayang video ini tidak menyebutkan lokasi wisata dan nasib korban yang hanyut, cuma berpesan: “Hati-hati pergi ke wisata air terjun di musim hujan”. 

Video ini amat klop dengan adanya perkiraan cuaca ekstrem sepanjang 28 Desember 2022 hingga 6 Januari 2023. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah di 14 propinsi (antara lain Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali,  Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua) berpotensi terkena dampak cuaca ekstrem. Cuaca ektrem tersebut berupa hujan lebat disertai angin kencang.  

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengingatkan masyarakat agar tetap siap siaga terhadap cuaca ekstrem saat akan berwisata pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2023. ”Masyarakat yang berwisata alam di kawasan sungai, air terjun, dan pantai perlu waspada,” kata Abdul Muhari, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB.

Seperti kita ketahui, saat ini wisata glamping sedang tren. Nah, bagi masyarakat yang berlibur di aliran sungai dan air terjun, mereka harus bersiaga jika terjadi hujan lebat lebih dari dua jam.

"Kalau terjadi hujan lebih dari dua jam, visibility (pandangan) kita kurang, maka segera naik ke tempat yang lebih aman,” ungkap Abdul dalam acara daring Disaster Briefing di Jakarta, Senin (26/12/2022) lalu.

Sebaiknya, tunggu di tempat aman sampai hujan reda satu-dua jam. Apabila tidak terjadi peningkatan debit air yang signifikan, barulah kita kembali lagi ke sana.

Bagi masyarakat yang berwisata di pinggir pantai, Abdul mengingatkan agar selalu mendapatkan info tentang cuaca ekstrem dari BMKG. 

"Karena biasanya (cuaca ekstrem) membawa gelombang pasang. Info itu benar-benar ter-update di lokasi di mana kita sedang berwisata," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Doa Mendapatkan Rezeki Melimpah di Tahun Baru 2023

Doa Mendapatkan Rezeki Melimpah di Tahun Baru 2023

Jogja | Rabu, 28 Desember 2022 | 14:30 WIB

Ini 4 Tips Capai Resolusi Tahun Baru 2023, Agar Tak Cuma Jadi Wacana

Ini 4 Tips Capai Resolusi Tahun Baru 2023, Agar Tak Cuma Jadi Wacana

Lifestyle | Rabu, 28 Desember 2022 | 14:30 WIB

Resep Bumbu Oles Jagung Bakar Aneka Rasa, Cocok Buat Malam Tahun Baru 2023

Resep Bumbu Oles Jagung Bakar Aneka Rasa, Cocok Buat Malam Tahun Baru 2023

News | Rabu, 28 Desember 2022 | 14:25 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB