Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil gagal memilih partai politik pada bulan Desember atau akhir tahun 2022, dugaan muncul bahwa RK sapaan akrabnya saat ini tengah bingung untuk memilih Partai Golkar atau PAN.
Pasalnya sempat muncul dukungan dari kader PAN, jika Ridwan Kamil memilih PAN akan didorong untuk mendapatkan tiket Capres-Cawapres pada Pemilu 2024 mendatang.
Bahkan, Ketua Umum PAN yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan sempat memberikan doa untuk memimpin Indonesia, saat kegiatan peresmian Masjid Al Jabbar yang berada di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/12/2022).
"Kita doakan pak Gubernur kita ini diberi kesehatan, iman yang kokoh, dan diberi nanti jabatan yang lebih tinggi lagi, Jawa Barat saja bisa hebat seperti ini, bagaimana kalau memimpin Indonesia," kata Zulkifli Hasan saat menyampaikan sambutannya.
Disamping itu, Ridwan Kamil juga sudah menjadi bagian dari keluarga Golkar.
Hal itu diungkapkan Ahmad Doli Kurnia yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Menurutnya, Ridwan Kamil otomatis jadi warga Partai Golkar lantaran telah bergabung ke Kosgoro 1957.
"Kosgoro 1957 itu kan bagian dari Partai Golkar, salah satu organisasi kemasyarakatan yang berada di bawah Partai Golkar. Jadi sebetulnya beliau secara tidak langsung sudah menjadi warga Partai Golkar," kata Doli di Bidakara, Jakarta, Senin (12/12/2022).
Namun, janji Ridwan Kamil gabung Parpol di Desember 2022 kali ini nampaknya gagal. Pasalnya, hingga pergantian malam Tahun Baru 2023, dia belum menentukan untuk memilih parpol.
Ridwan Kamil Naik Pitam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil naik pitam saat ditanya akan gabung Parpol (Partai Politik) Golkar atau PAN baru-baru ini.
Untuk diketahui, Ridwan Kamil gabung parpol bulan ini (Desember). Informasi itu disampaikan RK kepada awak media.
Dugaan Ridwan Kamil marah karena ditanya kapan mengumumkan gabung Parpol, usai meninjau pembangunan Masjid Al Jabbar, Kota Bandung.
"Jangan banyak tanya, pasti dikabari," cetus RK, kepada wartawan belum lama ini.