Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
Pakar Komunikasi Politik, Hendri Satrio [Suara.com/Youtube 2045 TV]
baca 10 detik
  • Hendri Satrio memprediksi tokoh muda seperti Gibran dan Teddy berpotensi maju pada Pilpres 2029 dengan syarat dukungan partai.
  • PDI Perjuangan mempertimbangkan Puan Maharani atau Pramono Anung sebagai kandidat potensial jika Megawati Soekarnoputri tidak mencalonkan diri dalam Pilpres.
  • Dinamika peta politik Pilpres 2029 sangat bergantung pada keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk kembali mencalonkan diri atau tidak.

Suara.com - Analis komunikasi politik, Hendri Satrio memprediksi peta politik Pilpres 2029 akan diwarnai oleh kemunculan tokoh-tokoh muda dari lingkaran kekuasaan.

Secara spesifik, ia menyoroti potensi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sebagai kandidat kuat, khususnya pada bursa calon wakil presiden atau cawapres.

"Selain kemungkinan besar Prabowo akan kembali maju sebagai petahana, kita akan melihat banyak tokoh yang sebelumnya hanya berada di orbit kekuasaan kini berani tampil ke depan. Di sisi lain, ada juga bayang-bayang penantang yang sedang mengintip dan mencari celah kesempatan," ujar Hensa dikutip Kamis (7/5/2026).

Menurut pengamatannya, Gibran dan Teddy memiliki keunggulan berupa eksposur publik yang tinggi. Namun, ia memberikan catatan bahwa keduanya mutlak membutuhkan dukungan partai politik untuk bisa berlaga.

"Teddy dan Gibran menurut saya yang paling potensial saat ini. Gibran jelas sebagai Wapres incumbent, Teddy sering mendampingi Prabowo sehingga elektabilitasnya terus terasah. Tapi keduanya masih butuh mesin politik yang kuat karena belum terafiliasi partai mana pun," katanya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. di Istana Wakil Presiden pada Kamis (2/4/2026) malam. [Instagram @sekretariat.kabinet]
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. di Istana Wakil Presiden pada Kamis (2/4/2026) malam. [Instagram @sekretariat.kabinet]

Ia menambahkan, faktor "kendaraan" politik akan menjadi kunci bagi kedua tokoh muda tersebut.

"Keduanya meski kuat, tinggal masalah cari partai saja yang mana yang mau mendukung mereka. Di Indonesia perlu dukungan partai untuk maju di Pilpres," sambungnya.

Selain Gibran dan Teddy, Hensa turut membedah peluang tokoh dari PDI Perjuangan (PDIP). Ia menilai nama Puan Maharani dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung patut diperhitungkan jika Megawati Soekarnoputri tidak mencalonkan diri.

"Saya memang menyarankan jika PDIP ingin solid ya Ibu Megawati yang maju. Namun jika Ibu Megawati tidak berkenan, maka buat saya Puan menjadi salah satu kandidat yang bisa didorong untuk maju di Pilpres 2029, karena pengalamannya panjang termasuk dua periode menjadi Ketua DPR," jelas Hensa.

baca juga

Terkait Pramono Anung, Hensa melihat rekam jejak birokrasinya sebagai modal berharga.

"Mas Pram ini juga potensial untuk maju di Pilpres 2029, puluhan tahun di birokrasi pemerintahan dan kini juga terlihat kinerjanya sebagai pemimpin sejak jadi Gubernur, namun langkahnya sangat bergantung pada posisi PDI Perjuangan nanti," terangnya.

Keluarga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Pohan saat open house lebaran Prabowo Subianto, hari Senin (31/3/2025). [Instagram/@agusyudhoyono]
Keluarga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Pohan saat open house lebaran Prabowo Subianto, hari Senin (31/3/2025). [Instagram/@agusyudhoyono]

Dalam bursa penantang, Hensa juga mencatat sejumlah nama seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Dedi Mulyadi (KDM), Anies Baswedan, Purbaya Yudhi Sadewa, hingga Ketua DPD RI Sultan Najamudin.

Namun, ia menekankan bahwa seluruh skenario ini sangat bergantung pada sikap politik Presiden Prabowo Subianto di masa depan.

"Ini hanya berlaku bila Pak Prabowo enggak maju lagi, kalau 08 maju lagi, hampir pasti semuanya berebut merapat ke pak Prabowo," pungkas Hensa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×