Aspeppi: Tolak Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024

Suara Moots

Kamis, 19 Januari 2023 | 20:47 WIB
Aspeppi: Tolak Sistem Proporsional Tertutup di Pemilu 2024
Ilustrasi Pemilu. ([Dok. Antara])

Perkumpulan enam lembaga survei Asosiasi Peneliti Persepsi Publik Indonesia (Aspeppi) menyatakan sikap menolak sistem proporsional tertutup pada pelaksanaan Pemilu 2024.

"Aspeppi menyatakan sikap tidak setuju Pemilu 2024 menggunakan sistem proporsional tertutup. Kami mendorong agar Mahkamah Konstitusi atau MK tetap mempertahankan sistem proporsional terbuka dalam keputusannya," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aspeppi M. Tri Andika yang juga merupakan Direktur Eksekutif Poligov di Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah alasan Aspeppi menolak sistem proporsional tertutup dalam Pemilu 2024. Di antaranya, Aspeppi menilai sistem proporsional terbuka yang sudah diberlakukan sejak Pemilu 2004 terbukti cukup memadai dalam mengurangi jurang pemisah antara aspirasi masyarakat dan para wakilnya di DPR.

Saat ini, lanjut dia, ketika masyarakat menghadapi berbagai persoalan, mereka dapat secara langsung menyampaikan keluh kesahnya kepada para wakilnya di DPR yang mereka pilih secara langsung untuk diartikulasikan menjadi sebuah kebijakan politik.

"Ini adalah praktik sesungguhnya dalam sistem demokrasi," ucap Andika.

Selanjutnya, Aspeppi menilai sistem proporsional terbuka telah terbukti meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam sektor politik karena posisi mereka kembali terangkat dalam tangga tertinggi untuk menentukan kekuasaan politik.

Lalu, mereka juga memandang sistem proporsional terbuka adalah buah dari perjuangan keras gerakan Reformasi 1998, yang salah satu tuntutannya adalah mengurangi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam tubuh partai politik serta elite kekuasaan.

Di samping itu, merujuk pada aspirasi masyarakat yang terekam dalam hasil survei nasional Skala Survei Indonesia (SSI) pada November 2022 lalu, ditemukan bahwa 63 persen masyarakat Indonesia mengharapkan Pemilu 2024 tetap menggunakan sistem proporsional terbuka. Hanya 4,8 persen yang setuju sistem itu diubah menjadi proporsional tertutup.

"Merujuk alasan-alasan itu, Aspeppi mendorong MK agar ikut berkontribusi menjaga demokrasi yang sudah baik ini agar tidak lagi mundur ke belakang dengan cara memutuskan sistem proporsional terbuka tetap dipakai pada sistem kepemiluan kita," ujar Andika.

baca juga

Adapun Aspeppi terdiri dari enam lembaga survei, yakni SSI, Poligov, Litbang Sinpo, Simetris, Suara Politik Publik, dan Strakom Nusantara.

Saat ini, Mahkamah Konstitusi sedang menguji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) terkait sistem proporsional terbuka. Apabila uji materi itu dikabulkan oleh MK, sistem Pemilu 2024 mendatang akan berubah menjadi sistem proporsional tertutup.

Sistem proporsional tertutup memungkinkan para pemilih hanya disajikan logo partai politik (parpol) pada surat suara, bukan nama kader partai yang mengikuti pileg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gerindra Sudah Pelajari Berbagai Simulasi Paslon, Keputusan Akhir Diserahkan ke Prabowo dan Cak Imin

Gerindra Sudah Pelajari Berbagai Simulasi Paslon, Keputusan Akhir Diserahkan ke Prabowo dan Cak Imin

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 19:46 WIB

Judicial Review, MK Diminta Tetap Pertahankan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka di Pemilu 2024

Judicial Review, MK Diminta Tetap Pertahankan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka di Pemilu 2024

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 18:05 WIB

Kursi DPRD Lampung di Pemilu 2024 Berkurang, Ini Penyebabnya

Kursi DPRD Lampung di Pemilu 2024 Berkurang, Ini Penyebabnya

Lampung | Kamis, 19 Januari 2023 | 17:31 WIB

Terkini

Song Joong Ki dan Park Ji Hyun Reuni di Drama Romantis Fantasi Love Cloud

Song Joong Ki dan Park Ji Hyun Reuni di Drama Romantis Fantasi Love Cloud

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:20 WIB

Tanpa Ismael Saibari, Maroko Tetap Yakin Bisa Singkirkan Prancis

Tanpa Ismael Saibari, Maroko Tetap Yakin Bisa Singkirkan Prancis

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:20 WIB

Polri Belum Pastikan Foto Keluarga di Brankas Rp476 Miliar Milik Febrie Adriansyah

Polri Belum Pastikan Foto Keluarga di Brankas Rp476 Miliar Milik Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:18 WIB

Giliran Sopir, Ajudan dan Keluarga Suhardiman Amby Diperiksa KPK

Giliran Sopir, Ajudan dan Keluarga Suhardiman Amby Diperiksa KPK

Riau | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:17 WIB

4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan

4 HP Samsung yang Ada Kamera 0,5 Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:16 WIB

The Forbidden Kingdom: Sinergi Jet Li dan Jackie Chan Angkat Budaya China

The Forbidden Kingdom: Sinergi Jet Li dan Jackie Chan Angkat Budaya China

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:15 WIB

Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga

Daftar HP Samsung yang Bisa AirDrop ke iPhone, Tak Perlu Aplikasi Pihak Ketiga

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:13 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

5 Cara Ampuh Bikin Nyamuk Tak Betah di Rumah,  Dijamin Bebas Gigitan

5 Cara Ampuh Bikin Nyamuk Tak Betah di Rumah, Dijamin Bebas Gigitan

Sumut | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:04 WIB

Ekspektasi vs Realita Anak Kos: Katanya "Bebas", Kenyataannya Malah Kena Mental

Ekspektasi vs Realita Anak Kos: Katanya "Bebas", Kenyataannya Malah Kena Mental

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:03 WIB

×