Keluarga Korban Serial Killer Tahu Fatimah Simpan Banyak Uang di Wowon Cs

Suara Moots | Suara.com

Minggu, 22 Januari 2023 | 14:57 WIB
Keluarga Korban Serial Killer Tahu Fatimah Simpan Banyak Uang di Wowon Cs
Fatimah Korban Serial Killer Wowon Cs (Harapanrakyat.com)

Salah satu korban pembunuhan berantai atau serial killer Wowon cs adalah Fatimah, mantan buruh migran Indonesia yang sempat bekerja di Arab Saudi.

Keluarga Fatimah di Garut sempat mengaku syok saat menerima kabar dari polisi bahwa Fatimah yang telah dinyatakan meninggal karena kecelakaan laut pada Februari 2021 lalu ternyata merupakan korban serial killer Wowon cs.

Namun mereka juga mengungkap sejumlah kejanggalan. Salah satunya  tidak ada satu barang pun yang dikembalikan kepada keluarga di Garut.

Keluarga asal Kampung Sawah Gunung Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng Garut, tak menerima barang bawaan, usai jenazah dikembalikan ke kampung halaman.

“Pihak keluarga tak diberi barang bawaan almarhum waktu itu, seperti HP, atau tas atau barang yang dibawa korban waktu itu. Kami keluarga hanya menerima jenazah Siti yang sudah di dalam peti karena sesuai standar Covid-19 waktu itu,” kata Cecep Supriyatna, Kakak almarhum, Minggu (22/1/2023) dikutip dari Harapanrakyat.com--jejaring Suara.com.

Pada waktu itu Cecep juga mengungkapkan, bahwa keluarga hanya diberi tahu, almarhum menceburkan diri bersama yang bernama Noni. Ia hanya diberi tahu petugas di sana, bahwa korban sudah meninggal, sementara Noni selamat.

“Diberitahu Siti meninggal, nah ada satu lagi namanya Noni itu selamat saat kecelakaan laut itu,” tambahnya.

Cecep merinci, bahwa Ia diberi kabar bahwa korban kecelakaan laut, saat berada di antara Pelabuhan Lembar NTB menuju Pelabuhan Padang Bai Bali.

Keluarga di Garut kemudian merasa janggal, karena terakhir komunikasi bersama korban pada tahun 2020, saat almarhum Fatimah di pesawat menuju pulang ke tanah air.


“Jadi bulan 9 tahun 2020 itu kan video call, banyak saksinya keluarga, istri saya juga terima komunikasi Siti, kata Siti, lagi di pesawat mau pulang ke Indonesia, itu bulan 9 tahun 2020 itu. Tapi ko lama ga pulang ke kampung, terus kita cari tanya sana sini, ga ketemu, nah ketemu itu pas kabar almarhum kecelakaan laut bulan februari 2021,” masih kata Cecep.

Keluarga di kampung almarhum tak mengetahui Siti menuju Cianjur bertemu dengan komplotan Wowon Cs.

Namun pihak keluarga di Garut, sempat menerima transfer uang dari Dede (salah satu pelaku pembunuhan berantai), itu pun Siti Fatimah masih di Arab Saudi.

“Jadi kan Siti itu TKW di Arab Saudi, nah pas anak saya mau nikah, ia transfer uang Rp 7 juta. Tapi uang itu bukan dari kiriman Siti, malah dari transfer atas nama Dede. Nah dari situ juga saya heran, kok bukan Siti langsung yang transfer. Untuk almarhum setiba di tanah air, gak tahu langsung ke Cianjur atau kemana, kan keluarga juga nunggu Siti di kampung,” terangnya.

Terkait ikut serta dalam supranatural penggandaan uang, Cecep mengetahui, saat almarhum mengutarakan lewat telepon. Siti sempat mengatakan kepada Cecep, bahwa uang selama kerja di Arab Saudi, sebagian banyak disimpan di Wowon Cs.

“Cerita, karena transfer yang dari Dede itu, kan saya tanya, ko bukan kamu yang kirim, ko atas nama Dede. Nah dari situ Siti cerita lah, bahwa ia ikut penggandaan uang bersama Dede Cs. Dari situ saya kaget, bahkan saya bilang ke siti, jangan ikut – ikutan kaya begituan, itu mah penipuan. Kemudian Siti jawab, gak akan ketipu katanya, aman ini mah, gitu. Sering saya nasehati, bukan waktu telepon itu saja, tiap dia kasih kabar, saya kasih saran jangan ikut begituan (penggandaan uang),” tukas Cecep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arab Saudi Turunkan Biaya Haji hingga 30 Persen tapi Menag Yaqut Malah Usul Naik, ke Mana Profit Tabungan Haji?

Arab Saudi Turunkan Biaya Haji hingga 30 Persen tapi Menag Yaqut Malah Usul Naik, ke Mana Profit Tabungan Haji?

| Minggu, 22 Januari 2023 | 13:08 WIB

Jadwal dan Link Live Streaming Al Nassr vs Al Ettufaq: Debut Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saidi, Jangan Malu-maluin

Jadwal dan Link Live Streaming Al Nassr vs Al Ettufaq: Debut Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saidi, Jangan Malu-maluin

Bola | Minggu, 22 Januari 2023 | 10:36 WIB

Polisi Bakal Dalami Temuan Dua Lubang Kuburan Baru di Rumah Wowon, Diduga untuk Calon Korban

Polisi Bakal Dalami Temuan Dua Lubang Kuburan Baru di Rumah Wowon, Diduga untuk Calon Korban

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 10:31 WIB

Terkini

Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!

Bupati Konawe Perintahkan ASN Pakai Motor ke Kantor, Ini Alasannya!

Sulsel | Selasa, 28 April 2026 | 17:44 WIB

Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang

Anggota Gubernur Rudy Mas'ud Incar Triliunan Pajak Aset Raksasa Tambang

Kaltim | Selasa, 28 April 2026 | 17:42 WIB

Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 17:40 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia

Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik

Kader Gerindra Sewot, Rudy Mas'ud Senggol Prabowo dan Hashim: Penyesatan Etika Publik

Kaltim | Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB

Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik

Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 17:17 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak

Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 17:12 WIB