Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pemprov Jabar kembali mengusulkan pemberian anugerah Pahlawan Nasional kepada Inggit Garnasih, istri kedua Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno.
Usulan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh kemerdekaan Indonesia tersebut merupakan yang ketiga kali dilakukan. Ridwan Kamil pun berharap usulan tersebut bisa diterima oleh pemerintah pusat.
"Mudah-mudahan mungkin tidak untuk tahun ini (menjadi pahlawan nasional) karena berproses. Tapi kita harapkan minimal tahun depan disetujui oleh pemerintah," kata Ridwan Kamil seusai memberikan sambutan dan membuka Seminar Nasional Pengusulan Ibu Inggit Garnasih sebagai Pahlawan Nasional, di Kota Bandung, Jumat (17/2/2023).
Lantas siapakah sosok Inggit Garnasih? Simak di bawah ini:
Inggit Garnasih lahir di Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada 17 Februari 1988. Ia merupakan putri bungsu pasangan Ardjipan dan Amsi.
Saat remaja, Inggit Garnasih tumbuh menjadi kembang desa di kampungnya. Banyak lelaki yang berupaya mendekatinya untuk sekadar bisa mencuri perhatiannya.
Inggit merupakan nama panggilan. Kecantikan Inggit Garnasih membuat lelaki memberikan uang seringgit kepadanya.
Mereka berharap uang seringgit itu bisa menarik hati sang Kembang Desa tersebut. Dari ringgit itu pulalah berkembang menjadi panggilan Si Ringgit.
Sesudahnya, nama Inggit menjadi nama depan Garnasih sebagai yang ditulis dalam buku Reni Nuryanti yang berjudul Istri-Istri Sukarno.
Pernikahan dengan Bung Karno
Inggit Garnasih pertama kali menikah dengan seorang patih bernama Nata Atmaja di Kantor Residen Priangan. Namun pernikahan mereka tidak berlangsung lama.
Inggit Garnasih kemudian menikah lagi dengan Haji Sanusi, seorang pengusaha seorang pengusaha yang juga aktif dalam organisasi Sarekat Islam.
Pernikahan mereka berjalan lancar tapi biasa saja, sampai bisa dikatakan tidak bahagia. Akhirnya pernikahan mereka berakhir dengan perceraian.
Pada 24 Maret 1923, Inggit Garnasih resmi menikah dengan Bung Karno setelah sebelumnya Bung Karno menceraikan istri pertamanya, Oetari.