Eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum melontarkan pesan sindiran yang diduga untuk lawan politiknya usai bebas dari Lapas Sukamiskin Bandung pada Selasa (11/4/2023).
Anas urbaningrum menyebut ada yang menganggap dengan dirinya ditahan sekitar 8 tahun karena terjerat kasus korupsi proyek Hambalang bakal mematikan karirnya.
"Saya mohon maaf kalau ada yang menyusun skenario besar bahwa dengan saya berada dalam waktu yang lama di tempat ini dan menganggap Anas sudah selesai, skenario boleh besar hebat serinci apapun tidak akan mampu mengalahkan skenario tuhan," kata Anas.
Anas Urbaningrum menyebut dirinya hingga kini masih berdiri tegak meskipun selama delapan tahun berada di balik jeruji besi.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf, kalau ada yang berpikir kalau saya di tempat ini mati membusuk, jadi bangkai fisik dan sosial, mohon maaf itu tidak terjadi," kata Anas Urbaningrum.
"Saya tetap bisa hadir tegak berdiri, saya hadir sadar, sehat dan waras," imbuh Anas Urbaningrum di hadapan para simpatisannya.
Sebelumnya, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Laksamana Sukardi menyebutkan bahwa Anas bakal bergabung dengan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) bakal Bahkan, Anas bakal disiapkan mengisi jabatan strategis di partai yang digagas Gede Pasek itu.
"Mas Anas akan ditampung dan bergabung dengan kawan-kawannya seperti saya juga di PKN," kata Sukardi.
Sukardi menegaskan, Anas akan fokus membuka lembaran baru di PKN. Dia meyakini pengalamannya di dunia politik akam sangat bermanfaat bagi masyarakat. Khususnya anak muda.
"Mudah-mudahan pengalaman pengorbanan yang dialami Anas akan bermanfaat bagi anak muda Indonesia," ujarnya.
Seperti diketahui, Anas Urbaningrum merupakan eks Ketua Umum Partai Demokrat. Dia mundur dari posisinya usai terjerat kasus korupsi proyek Hambalang.
Kontributor: Ferry Bangkit