Polisi menahan tersangka OS (26), pelaku tabrak lari yang viral di Cakung, Jakarta Timur, yang menewaskan pemotor Moses Bagus Prakoso.
Kasus tersebut kini diambil alih dan ditangani Polda Metro Jaya.
Wakapolres Metro Jakarta Timur, AKBP Fanani mengatakan, kasus tersebut bukan kecelakaan lalu lintas. Melainkan kesengajaan.
"Jadi penanganan (kasus) tersebut bukan tindak pidana kecelakaan lalu lintas, tetapi karena sengaja, sehingga meninggal dunia, dan ditangani Polda," kata Fanani, Jumat (16/6/2023).
"Ada unsur kesengajaan. Itu kesengajaan, perbuatan sengaja yang dilakukan sehingga orang mengakibatkan luka atau meninggal dunia," tambahnya.
Sebelumnya, OS menyerahkan diri ke Unit Laka Lantas Satuan Wilayah (Satwil) Jakarta Timur, pada Rabu malam (14/6).
Menurut pengakuan pelaku, peristiwa bermula ketika OS tengah mengantar ibunya ke tempat kerja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dan korban pun juga tengah berangkat kerja mengarah ke Pulogadung.
Sekitar 500 meter sebelum lokasi kecelakaan, OS dan Moses terlibat adu mulut karena sempat bersenggolan saat berkendara.
"Pelaku dan korban sampai berhenti di depan Polsek Cakung, dan korban sempat menendang kaca spion mobil hingga patah," jelas Kanit Laka Satlantas Jakarta Timur Iptu Darwis Yunarta, Kamis (15/6/2023).
Baca Juga: Kisah Fajri Pria Obesitas di Tangerang, Berawal Kecelakaan Motor hingga Punya Bobot 300 Kg
Tidak terima dengan sikap tersebut, OS langsung mengikuti kendaraan Moses dari arah belakang, dan kemudian terjadi lah kecelakaan tersebut.
"Dikejar sama pelaku, sampai depan pintu masuk Tol Cakung-Kelapa Gading, baru itu korban ditabrak dari belakang hingga jatuh, dan terlindas," kata Darwis.
Pelaku sempat merasa bersalah dan dimarahi oleh ibunya sehingga kemudian memutuskan untuk menyerahkan diri.
"Tapi sehabis kejadian ini dia kembali ke TKP naik motor untuk mengecek. Dia mau menyerahkan diri ke Polsek Cakung, namun takut hal-hal seperti itulah, akhirnya atas dorongan dari ibunya, saudara OS ini berkenan untuk kooperatif bisa kita tangkap," jelasnya.