Gianluigi Buffon dilaporkan memutuskan kontrak bersama Parma dan putuskan pensiun dari sepak bola. Gianluigi Buffon pensiun di usia 45 tahun.
Sebelumnya, Buffon sempat berencana baru akan gantung sarung kiper usai Piala Dunia 2026. Ia juga sempat mengatakan ingin menyelesaikan kontraknya bersama Parma pada Juni 2024.
Pada 2018, Buffon sempat didesak untuk pensiun. Saat itu usianya 40 tahun. Namun, Buffon dengan tegas mengatakan ia masih kuat untuk bermain sepak bola.
"Saya tak tahu menjawab tentang pertanyaan soal pensiun ini. Saya seperti tentara yang bekerja untuk klub dan negara," ujarnya kepada spiegel.de
Banyak hal sebenarnya yang bisa dilakukan Buffon usai putuskan pensiun. Kira-kira apa pekerjaan yang bisa dilakukan Buffon usai pensiun? Berikut ulasannya:
Pelatih Italia
Timnas Italia rasakan hal pahit di dua edisi Piala Dunia terakhir. Kekuatan sepak bola Eropa itu dua kali berturut-turut tampil di Piala Dunia, terakhir di Piala Dunia 2022 Qatar.
Bisa dikatakan Italia saat ini tengah krisis pelatih. Usai pensiun sebagai pemain, Buffon bisa saja menjadi pelatih Italia.
Buffon pernah berujar bahwa ia memang memiliki ambisi untuk menjadi pelatih tim nasional jika kelak pensiun nanti. Ia tak ingin jadi pelatih klub namun langsung jadi pelatih tim satu negara.
Baca Juga: Diminati Juara Liga Champions, Shayne Pattynama Ingin Main di Serie A Italia atau Bundesliga
"Jadi, saya tidak ingin berkarier sebagai pelatih klub saat saya memutuskan untuk pensiun suatu hari nanti." kata Buffon seperti dikutip dari ftb90.com
Menpora-nya Italia
Sebagai seorang pesepa kbola, Buffon tak hanya dicintai oleh suporter Juventus, ia memiliki catatan indah bersama Parma.
Singkat kata, ia sangat dicintai oleh publik Italia dengan torehan prestasinya. Setelah pensiun, Buffon bisa saja mengikuti jejak eks pesepakbola lain yang terjun ke dunia politik seperti George Weah atau Romario misalnya.
Buffon beberapa tahun lalu sempat dirumorkan akan jadi Menteri Olahraga Italia jika sudah pensiun.
Partai politik di Italia bernama, Rinascimento pernah menawarkan kesempatan tersebut. Vittorio Sgarbi selaku tokoh politik partai tersebut mengaku siap menjadikan Buffon sebagai menteri jika partainya menang.