Salah satu bek asing di Liga Indonesia yang namanya begitu dikenal pecinta sepak bola ialah Patricio Jimenez. Bek asal Cile ini memiliki catatan hitam putih selama berkarier di Liga Indonesia.
Pato begitu sapaan akrabnya terbang jauh dari kampung halamannya di Vlla Alegre, Cile menuju ke Padang pada 2004. Demi bisa membela Semen Padang, Pato lalui perjalanan sejauh 15.853 KM.
Semusim saja Patricio Jimenez bermain di Semen Padang. Namanya belum terlalu dilirik pecinta sepak bola Indonesia kala itu. Menariknya di kota Padang ini, Pato justru mendapat hidayah Islam.
Pato mengaku bahwa saat tiba di Padang, ia langsung jatuh cinta pada agama Islam. Momen kecintaan pada Islam makin besar di hati Pato saat ia diajak rekan-rekannya untuk berkunjunug ke sebuah masjid.
Setelah datang ke masjid itu, Pato mengaku mendapat panggilan dari Allah SWT. Pato mengaku ia langsung mendapat hidayah untuk benar-benar belajar Islam hingga akhirnya memutuskan untuk membaca dua kalimat syahadat.
Pato mengaku di Islam, ia melihat semua orang berkedudukan sama saat berada di dalam masjid. Entah orang itu berpangkat tinggi ataupun hanya orang bisa, semua berkudukan sama saat berada di rumah Allah.
Hal itu yang membuat Pato merasa bahwa agama Islam sangat memuliakan manusia. Di Padang juga, Pato akhirnya menemukan tambatan hati.
Seorang gadis asal Minang bernama Novi Angraini dipersunting Patricio Jimenez. Novi sendiri berstatus Miss Indonesia kedua tahun 2003. Dari pernikahan dengan Novi, Pato dianugerahi empat orang anak.
Menurut cerita Pato sebelum menikah dengan Novi, calon istrinya itu sempat bertanya apakah ia bisa membaca Al Quran. Pato pun lantas menjawab bahwa bacaan Qurannya mungkin tidak sebagus seorang ustad, namun ia bisa membaca sedikit demi sedikit.
Baca Juga: Heboh Nella Kharisma Pindah Agama Islam, Ternyata Suaminya Agus Harimurti Yudhoyono KW
Nama Patricio Jimenez jadi sorotan publik sepak bola Indonesia saat ia membela Persib. Saat itu, ia mengambil penalti.
Namun saat itu Pato melakukan tindakan nyeleneh. Ia menjadi algojo penalti dengan mata tertutup. Pato sengaja menutup mata dengan bandana saat Persib melawan Persijap di babak 32 besar Piala Indonesia 2007.
Hebatnya meski dengan mata tertutup, bola eksekusi Pato tak mampu dihalau kiper Persijap saat itu, Fance Haryanto. Publik stadion Siliwangi pun bergemuruh.
Sayangnya saat itu, Persib gagal melaju ke babak 16 besar lantaran sepakan dari Suwitha Patha tak berbuah gol.
Pato tercatat telah membela 10 klub berbeda di Liga Indonesia. Setelah pensiun dari sepak bola, Patricio Jimenez sempat membuat proyek bernama Mega Proyek Pembinaan Olahraga.