Pada 8 Januari 2019 sore, Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tewas mengenaskan. Siswa SMK di Bogor itu ditikam dengan badik oleh seorang pria. Jasad Noven ditemukan di gang pintas jalan Riau, Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat.
Pelaku pembunuhan Noven sempat terekam oleh kamera CCTV di jalan Riau. Dari rekaman CCTV tersebut, terlihat seorang pria yang kenakan kaos jersey Inter Milan, celana panjang dan sandal tampak mondar mandir.
Pria yang diduga penikam Noven itu tampak seperti menduga korban melintas gang sepi itu. Salah satu akun X, @creepylogy dalam thread-nya menuliskan bahwa pria tersebut sempat berpapasan dengan orang lain sebelum lakukan aksi tikam Noven.
"Masih dalam CCTV, pelaku segera menghampiri Noven ketika mojang asal Bandung itu melintas, lalu menikamnya tepat di dada kiri. Noven terkapar dan berujung meninggal di tempat. Sementara pelaku tampak lari ke arah yang berlawanan dari CCTV," cuit akun @creepylogy seperti dikutip, Kamis (28/9).
Noven ditikam oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam sejenis badik. Sudah berlalu 1721 hari, sampai sekarang pelaku pembunuh Noven belum juga ditangkap oleh polisi.
Mengapa pelaku pembunuh Noven sulit ditangkap oleh aparat kepolisian?
Pihak kepolisian seperti dilihat dari tayangan video Narasi Mata Najwa mengatakan salah satu yang membuat pelaku sulit ditangkap adalah rekaman CCTV berkualitas rendah.
Dalam rekaman CCTV dengan kualitas yang lebih tinggi dan dimilik Narasi Mata Najwa terlihat sosok pelaku pembunuh Noven.
"Lelaki ini sepintas bertinggi badan 160 cm (dengan perbandingan rata-rata undakan tangga 25 cm). Berat badan proporsional sekitar 50-55 kg," cuit akun @creepylogy.
Baca Juga: MA Diskon Vonis 4 Terdakwa Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Sudah Bebas
Sejauh ini sudah ada 34 saksi yang diperiksa pihak kepolisian terkait pembunuhan Noven. Di antara para saksi yang diperiksa, sejumlah orang sempat berpapasan dua kali oleh terduga pelaku.
Sementara itu, keluarga Noven yakni sang paman, Martinus sempat mengatakan bahwa sebelum kejadian, ada desas desus pesan berantai akan terjadinya pembuhan. Pesan berantai itu kata Martinus beredar dari mulut ke mulut di lingkungan pertemanan Noven.
Siapa pelaku pembunuh Noven sampai sekarang masih jadi misteri. Bahkan pihak polisi sempat mengatakan melibatkan FBI untuk membongkar kasus ini, namun sampai sekarang pihak keluarga korban masih belum mendapatkan keadilan.
Cuitan akun @creepylogy membuat publik ramai-ramai berikan desakan kepada Kapolri dan jajaran kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembunuh Noven.