Tolak Pasien Dirawat di ICU, Pengguna KJS Meninggal di Rumah Sakit

admin, Doddy Rosadi

Kamis, 20 Februari 2014 | 06:29 WIB
Tolak Pasien Dirawat di ICU, Pengguna KJS Meninggal di Rumah Sakit
Ilustrasi: (www.jakarta.go.id)

Suara.com - Ketua Kolektif Pimpinan Nasional Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho. Organisasi menyatakan bahwa pihak RS Persahabatan telah meninggalkan fungsi utamanya yaitu menyelamatkan nyawa pasien yang dalam kondisi kritis.

Ini menyusul meninggalnya Gustian Gumir, 63 tahun, warga Johar Baru di RS Persahabatan, Jakarta Timur pada Minggu (16/2/2014). Gustian masuk ke IGD RS Persahabatan karena menderita luka pada lambung dan mengalami syok hipovolemik. Dokter IGD menyatakan bahwa pasien butuh ruang ICU, namun keluarga pasien justru diminta membeli obat Omeprazol. Teddy, anak Gustian, sudah meminta kepada pihak RS agar ayahnya dimasukkan ke ruang gawat darurat (ICU). Namun, pihak RS menyatakan semua tempat di ICU sudah penuh.

“Kami mendapat laporan pada jam 23:45 dari Teddy, lalu kami mengirim anggota kami untuk mendampinginya. Dari hasil rekaman video yang dilakukan oleh anggota kami memang jelas terlihat bahwa ruang ICU ada yang kosong. Namun entah dimana rasa kemanusiaan petugas sehingga tetap menolak pasien masuk ke ruang ICU,” kata Agung dalam siaran pers, Rabu (19/2/2014)

“Persoalan ini lalu kami teruskan kepada instansi terkait baik kepada kementerian kesehatan maupun kepada dinas kesehatan DKI. Hingga muncul klarifikasi dari pihak RS. Namun bisa dilihat dari klarifikasi tersebut bahwa RS Persahabatan telah berbohong dan memutar balikan fakta” ujar Agung.

Menurutnya ada dua kebohongan  yang dilakukan pihak RS Persahabatan. Pertama, petugas RS pada malam kejadian menyatakan bed ICU penuh lalu ketika dicek dan ada yang kosong petugas menyatakan bed tersebut untuk pasien yang kan dioperasi pagi hari. Kedua, pihak RS melakukan klarifikasi yang menyatakan bahwa bed ICU yang kosong tersebut memang tidak difungsikan karena ada keperbaikan pada alat penunjang. Jadi kalau ada dua pernyataan yang bebeda apakah ini tidak dinamakan berbohong” ujar Agung.

Melalui pesan elektroniknya pihak RS. Persahabatan telah mengklarifikasi persoalan tersebut. Berikut isi pesan elektronik dari pihak RS:

“Memang betul ada satu bed kosong di ICU. Namun bed tersebut sementara memang tidak difungsikan karena alat penunjang seperti alat bed side monitor dan ventilator sedang dalam perbaikan. Informasi ini sudah disampaikan kepada pihak keluarga dan pihak RSUP Persahabatan sudah berusaha mencari info ICU ke RS lain melalui call cebter SPGDR untuk di rujuk apabila pasien sudah stabil (transportable), namun belum ada ICU RS lain yang kosong sampai akhirnya pasien meninggal. Jadi tidak benar kalau RSUP Persahabatan menolak pasien JKN masuk ICU RSUP” demikian klarifikasi pihak RS Persahabatan.

Agung mengatakan, kasus ini membuktikan bahwa UU RS yang mengatur tentang fungsi pengawasan dan pembinaan yang menjadi wewenang Kementerian Kesehatan tidak berlaku.

“Menkes jangan hanya meninabobokan rakyat terhadap kemudahan yang didapat rakyat melalui BPJS-JKN, buktinya rakyat lagi-lagi jadi korban” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program KJS Dinilai Berjalan Baik dan Mampu Jadi Solusi Kemiskinan di Jawa Tengah

Program KJS Dinilai Berjalan Baik dan Mampu Jadi Solusi Kemiskinan di Jawa Tengah

News | Rabu, 18 Januari 2023 | 21:58 WIB

Terkini

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 06:00 WIB

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

×