Himpun Dana Kemanusiaan, Teuku Wisnu Sumbang Puisi

admin

Senin, 24 Februari 2014 | 03:35 WIB
Himpun Dana Kemanusiaan, Teuku Wisnu Sumbang Puisi
Teuku Wisnu ?(Twitter @teukuwisnu2)

Suara.com - Situasi darurat belum benar-benar reda. Usai banjir melanda Jakarta, banjir Jawa Tengah dan erupsi Gunung Sinabung yang masih menanggung ribuan pengungsi, Gunung Kelud pun meletus. Sebaran abu vulkaniknya dirasakan sampai jauh. Malang, Kediri, Surabaya, Magelang, Ciamis terkena dampak, bahkan sampai ke luar Pulau Jawa.

Kini, meski status gunung Kelud baru saja diturunkan dan sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing, justru duka sesungguhnya kian terlihat. Ribuan bangunan rumah maupun sekolah kehilangan atap, sebagian ambruk, yang lainnya terkena lahar dingin. Jiwa-jiwa kepedulian masyarakat Indonesia kembali diuji.

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin mengatakan menilik sebaran abu vulkanik yang amat luas, manusia beriman seharusnya menerima positif peringatan ini.

"Sekali lagi setelah Sinabung, Kelud harus makin menguatkan kesadaran kita. Hentikan semua perilaku buruk di semua lini, kedepankan langkah terbaik sesuai mandat dan kapasitas, terutama para penyandang tugas-tugas rakyat. Tanpa perubahan menuju kebaikan, cobaan seperti ini takkan banyak mengubah bangsa. Bencana disebut cobaan, ujian, kalau kita yang menghadapinya menjadi makin baik," kata Ahyudin.

Kelud dan beruntun bencana alam sebelumnya, menjadi stimulan kebersamaan.

"Kita harus sanggup menyatukan langkah, memadukan ikhtiar agar bangsa ini makin baik. Lolos dari ujian ini, kita tak terhentikan menjadi bangsa besar. Mari, buktikan kita sanggup satu nafas, satu kebersamaan, saling bantu mengatasi cobaan," kata Ahyudin.

Untuk itu, ACT menyadari bahwa perlu menghimpun kepedulian masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Malam Kepedulian 'Bersatu Bantu Korban Kelud' pada akhir pekan. Kegiatan yang dilaksanakan di lobi Blok M Plaza, Jakarta Selatan ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian publik mengenai isu Kelud.

Kegiatan ini dihadiri oleh grup musik Debu,  Punk Muslim, Bunda Management yang digawangi Teddy Snada, Fika Mupla, Abay Motivasinger dan Arul. Selain itu juga artis  Teuku Wisnu, Steny Agustaf, Cici Tegal, aktor senior Umar Lubis, pemimpin media, tokoh masyarakat, dan komunitas juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Para pengisi acara menunjukkan kepedulian dengan bernyanyi, berpuisi, bernarasi, dan menyumbangkan gagasan dalam kegiatan ini.

Teuku Wisnu, yang saat itu menyumbangkan puisi, mengatakan semua orang dapat melakukan dengan cara apapun untuk membantu saudara yang terkena bencana. Bantuan dapat berupa uang, doa, atau barang.

Wisnu juga berharap, acara yang bertajuk Bersatu Bantu Korban Kelud ini, dapat membangkitkan rasa kemanusiaan masyarakat Indonesia agar lebih peduli terhadap korban bencana.

Mustafa, penggawa dari grup musik Debu, mengatakan masyarakat Indonesia sudah banyak yang peduli terhadap kemanusiaan. Namun, saat ini belum menemukan wadah yang tepat untuk menyalurkannya. Melalui acara yang digagas ACT ini, kata Mustafa, diharapkan jadi salah satu cara untuk menyadarkan kepedulian masyarakat.

“Kegiatan yang sangat bagus dan bermanfaat,” kata Mustafa yang saat itu membawakan tiga buah lagu.

Dalam acara ini juga, selain membacakan puisi, presenter senior Steny Agustaf mewakili komunitas Berkah memberikan donasi kepada korban Kelud sebesar Rp6 juta.

Steny memercayakan ACT dalam menyalurkan bantuan karena melihat adanya keseriusan dan konsistensi ACT dalam membantu kemanusiaan di berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.

Aktor sinetron Umar Lubis berpesan untuk relawan harus mementingkan keikhlasan. Karena dengan ikhlas semua hal yang dilakukan menjadi ringan. Umar juga menilai kegiatan di mal ini bagus selain untuk belanja, tapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan kinerja ACT yang sudah berpengalaman dalam tanggap bencana.

"Lebih berpesan kepada relawan kemanusiaan agar ikhlas, karena semua hal jadi enteng nantinya kalau ikhlas," kata dia.

Cici Tegal yang saat itu juga membacakan puisi mengatakan, dirinya dan rekan-rekan artis membantu program pemberdayaan ekonomi korban bencana.

"Sebenarnya rekan-rekan artis sudah banyak yang peduli, namun karena kesibukan yang beragam tak dapat hadir di acara ini," kata Cici yang mendukung langkah ACT me-recovery korban bencana di Kelud dengan mengirimkan bantuan ratusan ribu genteng.

Adapun Nurman Priyatna, Creative & Marketing Communication Director ACT, menyatakan ACT ingin mengajak sebanyak mungkin orang dari berbagai kalangan untuk ikut peduli dan membantu korban bencana alam. Pelbagai pihak dari suku apapun bersatu untuk membantu korban bencana Gunung Kelud.

"Seperti Cici dari Jawa, Debu dari luar negeri, Wisnu dari Aceh, semua bersatu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebagian Warga Sekitar Kelud Pertaruhkan Nyawa demi Sapi

Sebagian Warga Sekitar Kelud Pertaruhkan Nyawa demi Sapi

News | Minggu, 23 Februari 2014 | 20:40 WIB

Lahar Dingin Gunung Kelud Jadi Ancaman Baru

Lahar Dingin Gunung Kelud Jadi Ancaman Baru

News | Kamis, 20 Februari 2014 | 15:54 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Bukan Sekadar Film Anak, Iyus Jenius Hadirkan Kembali Lagu Legendaris Papa T.Bob yang Dirindukan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:40 WIB

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

Perselingkuhan Benjamin Netanyahu dengan Konsultan Politik Terbongkar Usai 33 Tahun Tertutup

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:26 WIB

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

7 Wallpaper Laptop Penarik Keberuntungan Karir dan Wirausaha menurut Feng Shui dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:25 WIB

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

Dari Jawa Tengah, MTQ Nasional XXXI Pancarkan Kedamaian dan Pererat Kebersamaan

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:17 WIB

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

4 Serum Bioaqua untuk Anti-Aging di Bawah Rp30 Ribu, Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 09:15 WIB

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 09:10 WIB

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026

Jawa Tengah | Minggu, 13 September 2026 | 09:08 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

×