Irman Gusman: Posisi DPD Mirip Senat di Amerika Serikat

admin

Selasa, 25 Februari 2014 | 21:17 WIB
Irman Gusman: Posisi DPD Mirip Senat di Amerika Serikat
DPD RI

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Robert Orris Blake Jr, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (Ambassador Extraordinary and Plenipotentiary) Amerika Serikat untuk Indonesia. Acaranya di Ruangan Ketua DPD di lantai 8 Gedung Nusantaran III Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/2/2014).

Dalam pertemuan, Irman menyinggung, antara lain isu penyelenggaraan pemilihan  umum (pemilu) 2014, partai politik peserta pemilu, dan beberapa kandidat calon presiden, serta pemilih mengambang (swing voters/floating mass). Kemudian, isu negara federal atau negara bagian dalam sejarah perpolitikan Indonesia, posisi gubernur sebagai kepala daerah provinsi sekaligus perwakilan Pemerintah di daerah, serta pengakuan dan penghormatan satuan­-satuan pemerintahan daerah yang khusus atau istimewa  untuk Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Papua, dan Papua Barat.

Senator asal Sumatera Barat ini juga menjelaskan posisi DPD dalam sistem ketatanegaraan modern yang mempraktikkan checks and balances yang tidak hanya antara eksekutif, yudikatif, dan legislatif, namun juga checks and balances antarkamar dalam parlemen (bikameral), khususnya inter-chamber relations sebagai checks and balances antarlembaga legislatif atau antara DPD dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Salah satu tujuan pembentukan dua kamar (DPR dan DPD) ialah mengoptimalisasikan fungsi legislasi, sebab two eyes are better than one eye--dua mata yang bekerja dalam proses legislasi akan mampu menghasilkan undang-undang (UU) yang lebih banyak dan lebih bermutu.

“Posisi DPD mirip Senat di Amerika Serikat,” ujar Irman Gusman. “Jadi, kehadiran DPD justru melengkapi desain lembaga legislatif.”

Para senator tersebut, Irman melanjutkan, bekerja untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat dan daerah ke dalam berbagai keputusan DPD yang disampaikan kepada DPR dan Presiden.

Terhadap aspirasi tersebut, mereka membaginya dalam tiga kategori: pertama, untuk masalah berlingkup lokal, mereka menyerahkan tindak lanjutnya kepada bupati/walikota di wilayah bersangkutan dan memantau penyelesaiannya di masa reses berikut; kedua, untuk masalah berlingkup regional, mereka menyerahkan tindak lanjutnya kepada gubernur dan memantau penyelesaiannya di masa reses berikut; dan ketiga, untuk masalah berlingkup nasional, mereka membawanya ke Jakarta, menyampaikannya dalam sidang paripurna DPD, serta menemukan solusi dan alternatifnya dalam rapat komite atau alat kelengkapan lainnya.

Dalam penjelasan tambahan, Robert menerangkan posisi Senat Amerika Serikat (United States Senate) dalam sistem ketatanegaraan sebagai salah satu dari dua bagian Kongres Amerika Serikat. Bagian lainnya adalah DPR Amerika Serikat (United States House of Representatives). Setiap negara federal atau negara bagian memiliki dua senator yang masa jabatannya 6 tahun, dan mereka dapat dipilih kembali tanpa batasan.

Penyelenggaraan pemilu Amerika Serikat setiap dua tahun (bulan November tahun genap), sehingga masa jabatan setiap senator akan habis setiap 3 kali pemilu. Karena negara federal atau negara bagian Amerika Serikat berjumlah 50, saat ini Senat Amerika Serikat terdiri atas 100 senator.

Dia juga menjelaskan pandangan Amerika Serikat terhadap Indonesia yang sepenting India dan China. “Negara Anda tetap memegang peran penting dalam kawasan ini,” ujarnya.

Dia juga menyinggung banyak terjadi perubahan dalam kerjasama Republik Indonesia-Amerika Serikat, khususnya menyangkut hubungan dari donor-recipient ke hubungan kemitraan dalam pembangunan.

Robert menyampaikan surat kepercayaan (credentials) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara tanggal 30 Januari 2014. Sebelum menjadi Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, dia menjabat Duta Besar Amerika Serikat untuk India (2003-2006) serta Sri Lanka dan Maladewa (2006-2009).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyaluran Tunjangan untuk Guru Mulai Macet

Penyaluran Tunjangan untuk Guru Mulai Macet

News | Selasa, 11 Februari 2014 | 17:20 WIB

Jelang Akhir Februari, Parlemen dan Pemerintah Dalami DOB

Jelang Akhir Februari, Parlemen dan Pemerintah Dalami DOB

News | Senin, 10 Februari 2014 | 20:16 WIB

Komite I DPD Setuju Pembahasan 65 RUU DOB

Komite I DPD Setuju Pembahasan 65 RUU DOB

News | Senin, 10 Februari 2014 | 19:57 WIB

Terkini

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:35 WIB

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 22:19 WIB

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:58 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:44 WIB

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:35 WIB

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:58 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:50 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:54 WIB