Geng Motor, Semakin Ganas dan Beringas

admin

Minggu, 02 Maret 2014 | 22:29 WIB
Geng Motor, Semakin Ganas dan Beringas
Polisi menangkap anggota geng motor di Polres Garut, Jawa Barat, Senin (24/2) [Antara/Feri Purnama]

"Catatan Akhir Tahun 2013 IPW mengungkapkan, 19 orang tewas dan dua luka akibat ulah geng motor, satu di antaranya adalah polisi tewas akibat dikeroyok anggota geng motor di Medan," ujar Ketua IPW Neta S Pane.

Dia menyebutkan, korban terbanyak akibat ulah geng motor terjadi di Jawa Barat, ada delapan peristiwa yang menyebabkan delapan orang tewas. Setelah itu menyusul Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang masing-masing terjadi tiga peristiwa dengan jumlah korban tewas masing-masing tiga orang.

Yang tidak kalah ganasnya merenggut nyawa manusia adalah aksi balapan liar. Di sepanjang 2013 ada 49 orang tewas dan 33 luka akibat ulah anak-anak muda yang menjadikan jalan raya sebagai arena balapan liar. "DKI Jakarta adalah daerah paling rawan balapan liar. Sepanjang 2013 ada tujuh kecelakaan di arena balapan liar, menyebabkan 9 orang tewas dan 11 luka," katanya.

Posisi kedua ditempati Sulsel. Ada enam peristiwa kecelakaan yang menyebabkan delapan tewas dan tiga luka. Posisi ketiga adalah Jatim, dengan lima peristiwa yang menyebabkan sembilan tewas dan lima luka. Posisi keempat adalah Jabar, empat kecelakaan yang menyebabkan sembilan orang tewas dan empat luka.

"Sebagian besar korban tewas akibat ulah geng motor itu umumnya anak-anak muda, berusia 13 hingga 24 tahun. Situasi ini, membuat kepolisian digugat publik dan dituduh seakan melepaskan tanggung jawabnya dalam memelihara ketertiban. IPW berharap di tahun 2014, Polri bisa bersikap tegas dalam menindak geng motor," ujarnya.

Sementara itu Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Abd Aziz berpendapat, selama ini aparat kepolisian tampak belum melakukan kerja maksimal untuk memberantas aksi geng motor. "Harus ada upaya ekstra keras dari penegak hukum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terkait rasa aman," kata Abd Aziz.

"Polisi jangan mau kalah sama geng motor. Polrestabes Makassar dan Polda Sulselbar harus bertindak serius dan menjerat para pelaku dengan hukuman berat," ujarnya.

Pemberantasan geng motor sesungguhnya terus dilakukan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol M Iriawan memerintahkan bawahannya untuk memberantas anggota geng motor di Bandung dan Jawa Barat yang kedapatan melakukan tindak kriminalitas.

Menurut Iriawan, satu upaya untuk memberantas geng motor yang kerap melakukan tindak kriminal adalah dengan cara tembak di tempat. Kendati demikian, cara tersebut merupakan langkah terakhir ketika upaya preventif tidak bisa lagi dilakukan.

"Yang terakhir kita upayakan represif, cepat, tegas, tuntas. Demi kepentingan masyarakat banyak, maka kita bisa lakukan itu (tembak di tempat)," kata Iriawan dan menambahkan, langkah tembak di tempat yang diperintahkan kepada jajarannya sudah ada dalam standar operasional prosedur (SOP) yang harus dilakukan.

Tidak semua geng motor pelaku kriminal akan ditembak di tempat.

"Jadi bukan asal tembak. Kalau dia melawan dan membahayakan petugas atau masyarakat banyak, baru boleh ditembak," kata Kapolda Jabar itu.

Imbauan untuk tembak di tempat, menurut dia, sudah diinstruksikan ke semua polres di Jawa Barat. Namun, masih banyak Kapolres yang takut untuk melakukannya. Langkah tegas itu diambil untuk membuat masyarakat merasa aman dan nyaman. Iriawan tidak ingin daerahnya dikacaukan oleh geng motor.

Agar langkah tegas itu berefek jera, jangan lagi ada tuduhan bahwa pihak berwenang melanggar hak asasi manusia, ketika mereka melakukan tembak di tempat, bukankah para anggota geng motor juga melanggar HAM warga lain dengan merampok, menganiaya bahkan membunuh orang-orang yang tidak bersalah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:29 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:25 WIB

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:07 WIB

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB