MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
Foto sebagai ILUSTRASI: Suasana kantor BGN di Jakarta Pusat saat digeledah Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Pemerintah menuai kritik karena tetap melanjutkan pemanfaatan 21.801 motor listrik senilai Rp1,03 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis.
  • Anggota MBG Watch Agus Sarwono mempertanyakan dasar kebutuhan nyata serta perencanaan anggaran pengadaan motor listrik yang dinilai keliru.
  • Pemerintah didesak melakukan audit menyeluruh terhadap proses pengadaan yang saat ini sedang diperiksa oleh aparat penegak hukum.

Suara.com - Rencana pemerintah tetap melanjutkan pemanfaatan 21.801 unit motor listrik yang dibeli untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik.

Anggota MBG Watch Agus Sarwono menilai langkah tersebut justru menunjukkan cara berpikir yang keliru dalam pengelolaan anggaran publik.

Menurut Agus, pemerintah seharusnya lebih dulu menjawab apakah pengadaan motor listrik senilai sekitar Rp1,03 triliun itu memang didasarkan pada kebutuhan nyata program, bukan sekadar mencari cara agar barang yang sudah terlanjur dibeli dapat digunakan.

"Keputusan untuk terus melanjutkan pengadaan atau pemanfaatan 21.801 motor listrik MBG mencerminkan pemikiran yang salah. Negara justru sibuk mencari fungsi untuk barang yang sudah dibeli, tanpa terlebih dahulu menjawab apakah pengadaan itu benar-benar berdasarkan kebutuhan nyata program," kata Agus kepada suara.com, Jumat (12/6/2026).

Ia menegaskan persoalan utama dalam polemik tersebut bukan semata-mata soal pemanfaatan motor listrik, melainkan proses perencanaan dan pengambilan keputusan anggaran yang melatarbelakanginya.

"Apakah belanja publik senilai sekitar Rp1,03 triliun tersebut dibuat melalui perencanaan yang tepat, proporsional, dan dapat dipertanggungjawabkan?" kritiknya.

Ia juga mempertanyakan argumentasi yang menyebut motor listrik harus tetap dimanfaatkan karena sudah terlanjur dibeli dan dibayar negara.

Menurut Agus, pendekatan tersebut berisiko mengaburkan persoalan yang lebih mendasar, yakni apakah pengadaan sejak awal memang memiliki justifikasi kebutuhan yang kuat.

Lebih lanjut, Agus menilai kerugian negara tidak hanya dapat diukur dari ada atau tidaknya pemanfaatan barang yang sudah dibeli.

baca juga

"Kerugian negara tidak hanya muncul ketika barang terabaikan, tapi kerugian sudah terjadi saat pengadaan dilakukan tanpa dasar kebutuhan yang jelas, ketika urgensinya diragukan, ketika usulannya pernah ditolak, dan ketika prosesnya sekarang sedang diperiksa oleh aparat penegak hukum," kata dia.

Karena itu, Agus meminta pemerintah tidak hanya fokus pada upaya pemanfaatan aset, tetapi juga memastikan adanya evaluasi dan audit menyeluruh terhadap proses pengadaan motor listrik tersebut.

"Jika pemerintah lebih menekankan narasi 'penyelamatan aset' daripada audit menyeluruh, maka publik berhak curiga bahwa yang sedang diselamatkan bukan kepentingan program, tetapi keputusan pengadaan yang sejak awal bermasalah," ujar Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB

Soal Dugaan Pemborosan Rp1 T di BGN, DPR Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

Soal Dugaan Pemborosan Rp1 T di BGN, DPR Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:25 WIB

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG

Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:39 WIB

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:21 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×