Array

Tabrakan Truk di Cina, 31 Tewas

Ardi Mandiri Suara.Com
Kamis, 13 Maret 2014 | 17:44 WIB
Tabrakan Truk di Cina, 31 Tewas
Ilustrasi kecelakaan kendaraan. (Shutterstocks)

Suara.com - Sebanyak 31 orang tewas dan 9 lainnya hilang akibat ledakan yang dihasilkan dari tabrakan dua truk, yang salah satunya mengangkut bahan kimia berbahaya, di Terowongan Jincheng, Provinsi Sanxhi, Cina, Kamis (13/3/2014).

Kepolisian Cina, menjelaskan, tabrakan menimbulkan percikan api yang langsung menyambar bahan kimia metanol di dalam truk.

Sejauh ini, Kepolisian Cina masih melakukan penyelidikan. Belum ditetapkan tersangka dalam kasus ini.

Angka kecelakaan di Cina, beberapa tahun belakangan ini mengalami peningkatan drastis. Lebih dari 200.000 orang meninggal dunia di jalan saban tahunnya. Itu disebabkan buruknya standar keselamatan yang dilakukan para pengemudi.

Sebelum kejadian nahas hari ini, pada 1 Maret lalu, kecelakaan hebat juga terjadi di Cina. Sebanyak 12 orang tewas di tempat dalam kejadian nahas tersebut. (AFP/Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI