4 Fakta Mengejutkan Misteri MH370 Setelah Dua Pekan Pencarian

Laban Laisila | Suara.com

Sabtu, 22 Maret 2014 | 08:38 WIB
4 Fakta Mengejutkan Misteri MH370 Setelah Dua Pekan Pencarian
Angkatan Udara Australia di atas AP-3C Orion. (Reuters/Australian Defence Force)

Suara.com - Sedikit demi sedikit sejumlah fakta mulai terungkap terkait dengan misteri pesawat milik Maskapai Malaysia Airlines dengan kode penerbangan MH370 tujuan Kuala Lumpur-Beijing yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014).

Hari ini, Sabtu (22/3/2014), tepat dua pekan pencarian dilakukan dan inilah empat fakta mengejutkan itu.

1. MH370 bawa cargo berbahaya

Pesawat nahas jenis 777-200ER membawa kargo yang berbahaya yaitu baterei ion lithium yang mudah terbakar. Baterei ion lithium yang digunakan untuk telepon genggam dan computer jinjing sudah beberapa kali menjadi penyebab terbakarnya pesawat dan menggagalkan penerbangan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan peraturan Penerbangan Federal Amerika, baterei ion lithium yang dibawa di dalam kargo telah menyebabkan 140 kecelakaan pesawat antara Maret 1991 hingga 17 Februari 2014.

2. Pesawat berputar arah

Pesawat berpenumpang 239 orang termasuk krunya itu belakangan terdeteksi berbelok dari jalurnya menuju Beijing dan mengarah ke barat.
Di tengah perjalanan saat berada di udara laut China Selatan, dekat perbatasan Malaysia dan Vietnam, pesawat berputar dan sempat tertangkap radar militer Malaysia.

Posisinya sempat terdeteksi di Selat Malaka dan diduga kuat mengarah ke Samudera Hindia yang kini menjadi fokus pencarian 2500 kilometer sebelah barat daya Perth, Australia.

3. Transponder dan ACARS dimatikan

Otoritas Malaysia akhirnya mau terbuka soal alat pemancar sinyal informasi di pesawat tiba-tiba dimatikan. Transponder adalah alat yang mengirimkan signal di kokpit sekaligus komunikasi dengan menara kontrol ini diduga dimatikan secara sengaja dari dalam pesawat.

ACARS (Aircraft Communications Addressing and Reporting System) merupakan pemancarn gelombang yang mengirim informasi kepada maskapai. ACARS juga bisa mengirim berbagai tipe pesan ke ATC, termasuk kondisi bahan bakar dan status mesin.

4. Terbang 4 jam setelah dinyatakan hilang

Wall Street Journal pernah menyampaikan laporan bahwa pesawat masih terbang hingga 4 jam sejak posisi terakhirnya terlacak radar sekitar pukul 1.30 dini hari pada Sabtu (8/3/2014).

Wall Street mengutip keterangan dua orang yang tahu soal penyelidikan dan berhasil mendownload data dari pesawat Boeing 777-200 ER tersebut sebagai bagian dari program monitoring.

Otoritas Malaysia dan maskapai sempat membantah laporan ini, tapi belakangan muncul foto rekaman gambar dari satelit komersial Australia terkait duaobjek yang diperkirakan milik MH370 di Samudera Hindia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benda Diduga Serpihan MH370 Kemungkinan Sudah Tenggelam

Benda Diduga Serpihan MH370 Kemungkinan Sudah Tenggelam

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 16:56 WIB

Tony Abbott: Kami Berutang kepada Keluarga Korban MH370

Tony Abbott: Kami Berutang kepada Keluarga Korban MH370

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 14:59 WIB

Pulang Umroh, Seorang Ibu Akui Lihat Pesawat MH370 di Samudera Hindia

Pulang Umroh, Seorang Ibu Akui Lihat Pesawat MH370 di Samudera Hindia

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 13:44 WIB

Cari MH370, Kapal Perang Cina Tak Diizinkan Lewat Teritori India

Cari MH370, Kapal Perang Cina Tak Diizinkan Lewat Teritori India

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 13:04 WIB

Terkini

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, KSAD: Mereka Putra Terbaik Bangsa

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:45 WIB

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:35 WIB

Kardinal Suharyo: Doa Pemimpin yang Memaklumkan Perang Tak akan Didengar Tuhan

Kardinal Suharyo: Doa Pemimpin yang Memaklumkan Perang Tak akan Didengar Tuhan

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:30 WIB

Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis

Prajurit TNI Diserang Israel, Pakar HI Bongkar Pelanggaran Serius Pasukan Zionis

News | Minggu, 05 April 2026 | 18:04 WIB

BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

BRIN Bongkar Misteri Benda Langit di Lampung, Ternyata Sampah Roket China CZ-3B yang Jatuh

News | Minggu, 05 April 2026 | 14:05 WIB

Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan

Pilot F-15 Hilang, AS Putus Asa Hingga Tembaki Wilayah Iran Saat Operasi Penyelamatan

News | Minggu, 05 April 2026 | 13:15 WIB

Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih

Pesan Paskah 2026: Kardinal Suharyo Ajak Umat Keluar dari Kegelapan dan Tetap Menyala dalam Kasih

News | Minggu, 05 April 2026 | 12:48 WIB

Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah

Padati Gereja Katedral, 2.500 Umat dan Tokoh Nasional Khidmat Ikuti Misa Pontifikal Paskah

News | Minggu, 05 April 2026 | 12:08 WIB

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Massa Kepung Kedubes AS, Beri Penghormatan untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:25 WIB

Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan

Dukung Langkah BGN Setop Sementara SPPG, Legislator DPR: Perlu Penindakan dan Pembinaan

News | Minggu, 05 April 2026 | 11:18 WIB