Ini Perusahaan Inggris Pemecah Misteri MH370

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 25 Maret 2014 | 00:45 WIB
Ini Perusahaan Inggris Pemecah Misteri MH370
Ilustrasi satelit (Shutterstock).

Suara.com - Terungkapnya nasib pesawat Malaysia Airlines MH370, yang akhirnya diketahui jatuh di Samudera Hindia, pada Senin (24/3/2014) rupanya tidak lepas dari teknologi perusahaan satelit komunikasi swasta asal Inggris, Inmarsat.

Peran Inmarsat diakui oleh Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, yang mengumumkan akhir misteri pesawat yang hilang pada 8 Maret silam, dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Cina. Sebanyak 239 penumpang dan awak pesawat dinyatakan tewas.

Inmarsat menggunakan teknik-teknik baru dalam menemukan pesawat tersebut. Kepada BBC, Inmarsat mengatakan telah memberikan data-data temuannya kepada Air Accidents Investigation Branch (AAIB) - badan penyelidik kecelakaan transportasi udara Inggris - pada Minggu (23/3/2014). Data-data itu diminta untuk diperiksa kembali sebelum diumumkan ke publik.

Inmarsat mengatakan misteri MH370 terungkap setelah dilakukan analiss data, yang berfokus pada sejumlah faktor, termasuk pergerakan dari pesawat-pesawat lain di sekitar pesawat Boeing 777-200ER itu.

"Seperti yang diungkapkan oleh perdana menteri Malaysia, kami bekerja sama dengan perusahaan Inggris, Inmarsat, menggunakan data satelit, untuk menentukan wilayah yang dijadikan fokus pencarian," kata seorang juru bicara AAIB.

"Kami tidak bisa berkomentar lebih jauh terkait penyelidikan, yang dipimpin oleh otoritas Malaysia ini," tutup dia.

Sementara itu pakar kelautan Inggris dari University of Southampton, Simon Boxall, mengatakan bahwa Inmarsat melakukan pelacakan data dalam pencariannya, bukan pelacakan lokasi.

"Algoritma dan teknik yang mereka terapkan dalam menentukan lokasi, tempat transmisi terakhir dipancarkan cukup fenomenal," kata Boxall.

"Mereka meneliti semua sinyal yang mereka miliki, semua rekaman, dan memprosesnya berkali-kali untuk menentukan dari mana sinyal pesawat itu dipancarkan," jelas Boxall lebih lanjut.

Dia menambahkan bahwa Inmarsat pasti telah melakukan perhitungan berkali-kali dan tidak akan merilis hasil analisisnya sebelum yakin 100 persen. (BBC)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MH370 Jatuh di Samudera Hindia, Istri Penumpang Asal Jakarta "Shock"

MH370 Jatuh di Samudera Hindia, Istri Penumpang Asal Jakarta "Shock"

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 00:24 WIB

Via Twitter, SBY Sampaikan Belasungkawa untuk Korban MH370

Via Twitter, SBY Sampaikan Belasungkawa untuk Korban MH370

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 00:05 WIB

Keluarga Korban di Jakarta Sudah Dikabari MH370 Jatuh di Samudera Hindia

Keluarga Korban di Jakarta Sudah Dikabari MH370 Jatuh di Samudera Hindia

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 00:04 WIB

Pemerintah Cina Desak Malaysia Ungkap Semua Bukti terkait MH370

Pemerintah Cina Desak Malaysia Ungkap Semua Bukti terkait MH370

News | Senin, 24 Maret 2014 | 23:42 WIB

Malaysia Airlines Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Korban

Malaysia Airlines Sampaikan Belasungkawa kepada Keluarga Korban

News | Senin, 24 Maret 2014 | 23:00 WIB

Terkini

Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani SPG ala Pramugari, Pembelinya Ada yang dari Luar Negeri

Beli Hewan Kurban di Depok Dilayani SPG ala Pramugari, Pembelinya Ada yang dari Luar Negeri

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:06 WIB

Tentara Israel Siksa WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

Tentara Israel Siksa WNI Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:01 WIB

Pistol Ditembakkan Dua Kali, Putri Ahmad Bahar Ungkap Malam Mencekam di Markas GRIB Jaya

Pistol Ditembakkan Dua Kali, Putri Ahmad Bahar Ungkap Malam Mencekam di Markas GRIB Jaya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:58 WIB

Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:56 WIB

Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki

Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan dari Penjara Israel, Kini Dipulangkan ke Turki

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:49 WIB

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

Kronologi Tragedi Bekasi Timur: Berawal dari Taksi Mogok yang Picu Kerumunan di Rel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:45 WIB

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

Ketua FMN di Aksi Kamisan: Jika Rezim Terus Menghisap Rakyat, Prabowo Akan Dijauhkan oleh Rakyat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 17:00 WIB

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

KNKT Ungkap Jeda Kecelakaan Maut KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Hanya 3 Menit 43 Detik

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

Eks Dirjen PHU Diperiksa, KPK Usut Pertemuan dengan Yaqut Terkait Kuota Haji

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:34 WIB