Hentikan Perdebatan Uang Diyat, Segera Selamatkan Satinah

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 27 Maret 2014 | 11:09 WIB
Hentikan Perdebatan Uang Diyat, Segera Selamatkan Satinah
Sulastri, kakak ipar TKI Satinah memperlihatkan foto terkini Satinah. (Antara/R. Rekotomo)

Suara.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal mendesak kepada Presiden SBY agar melakukan langkah-langkah “Goverment To Government” untuk menyelamatkan Satinah dari hukuman pancung.

Satinah adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Mruten Wetan RT 02 RW 03, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang dinyatakan terbukti bersalah membunuh majikannya Nurah binti Muhammad Al Gharib (70 tahun).

“Hentikan perdebatan atas uang diyat (uang tebusan), lakukan segera penyelamatan Satinah dengan cara apapun,” kata Said dalam siaran pers yang diterima suara.com, Kamis (27/3/2014).

KSPI juga menyampaikan kepada presiden SBY, sebelum mengakhiri jabatannya untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU PRT) dan revisi undang - undang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (UU PPTKI no 39/2004).

“Ini penting agar kasus Satinah tidak berulang kembali di masa yang akan datang. Karena faktanya, sekitar ratusan TKI di Timur tengah khususnya Arab Saudi sudah masuk dalam daftar antrian tunggu hukuman pancung,” ujarnya.

Karena itu, KSPI menegaskan Calon Presiden mendatang sebelum terpilih harus terlebih dahulu bisa membuktikan dapat membantu TKI/TKW yang sedang terkena kasus hukum di negeri lain seperti Willfrida dan Satinah agar terbebas dari penderitaannya.

“Jika ini dapat dilakukan, maka inilah capres yang akan menjadi pilihan buruh Indonesia nantinya,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Satinah, Olga Lydia: Stop Pengiriman TKI ke Arab!

Kasus Satinah, Olga Lydia: Stop Pengiriman TKI ke Arab!

Entertainment | Rabu, 26 Maret 2014 | 19:03 WIB

Olga Lydia Desak Pemerintah Selamatkan Satinah

Olga Lydia Desak Pemerintah Selamatkan Satinah

Entertainment | Rabu, 26 Maret 2014 | 18:11 WIB

Ditanya Soal Izin PJTKI, Ahok: Emang Menteri?

Ditanya Soal Izin PJTKI, Ahok: Emang Menteri?

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 16:07 WIB

Jokowi Siap Cabut Izin PJTKI Bermasalah

Jokowi Siap Cabut Izin PJTKI Bermasalah

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 15:58 WIB

Jokowi Gunakan Satinah Buat Dongkrak Elektabilitas?

Jokowi Gunakan Satinah Buat Dongkrak Elektabilitas?

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 12:43 WIB

Selamatkan Satinah, Ketua Satgas TKI ke Arab Saudi

Selamatkan Satinah, Ketua Satgas TKI ke Arab Saudi

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 12:40 WIB

Kasus Satinah, SBY Kirim Surat Permohonan kepada Raja Arab Saudi

Kasus Satinah, SBY Kirim Surat Permohonan kepada Raja Arab Saudi

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 12:17 WIB

Jokowi Cuma Sumbang  Sepuluh Ribu Buat Satinah

Jokowi Cuma Sumbang Sepuluh Ribu Buat Satinah

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 12:13 WIB

Siswa SMU Berdoa Bersama untuk Satinah

Siswa SMU Berdoa Bersama untuk Satinah

News | Rabu, 26 Maret 2014 | 11:51 WIB

Penggalangan Dana Satinah Picu Naikkan Pembayaran Diyat

Penggalangan Dana Satinah Picu Naikkan Pembayaran Diyat

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 15:16 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB