Olga Lydia Desak Pemerintah Selamatkan Satinah

Tomi Tresnady

Rabu, 26 Maret 2014 | 18:11 WIB
Olga Lydia Desak Pemerintah Selamatkan Satinah
Artis Olga Lidya (Suara.com/Yazir Farouk)

Suara.com - Aktris, model, dan presenter Olga Lydia (37) turut prihatin dengan nasib Satinah, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan menjalani hukuman pancung di Arab Saudi.  Dia pun mendesak agar pemerintah melakukan aksi nyata menyelamatkan ibu yang telah dijadwalkan hidupnya berakhir pada 3 April 2014.

"Pemerintah harus selamatkan dia (Satinah) dan kita juga membantu dia. Tapi kenapa ini terus terjadi, harus ada aksi dari pemerintah supaya tidak terulang lagi," kata Olga ditemui di kantor Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2014)

Pemeran film 12 Menit ini menilai pemerintah lalai sampai akhirnya Satinah mendapat vonis hukuman pancung pada 2011. Dia bilang, peluang untuk membebaskan Satinah sangat kecil mengingat ada tuntutan  membayar tujuh juta real atau setara Rp 21 miliar jika ingin dimaafkan.

"Apa betul dia membunuh, atau mungkin dia membela diri. Apa yang terjadi kita nggak tahu. Kita harus baca dari peristiwa yang pernah terjadi," Olga yang memperlihatkan sikap kecewa.

Satinah dijatuhi hukuman pancung karena membunuh Nura Al Garib, majikan perempuannya pada 2007. Dia mengaku terpaksa menghabisi nyawa sang majikan karena tak terima dituduh mencuri uang senilai 38 ribu real.

Sebelumnya, para selebriti Tanah Air turut berkampanye selamatkan Satinah. Seperti Charly Setia Band yang memboyong keluarga Satinah mengamen mencari dana untuk membayar diyat. Selain itu, Melanie Subono juga menggalang dana menyelamatkan Satinah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penggalangan Dana Satinah Picu Naikkan Pembayaran Diyat

Penggalangan Dana Satinah Picu Naikkan Pembayaran Diyat

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 15:16 WIB

Kepala BNP2TKI: Jangan Ada Lagi TKI yang Dihukum Mati

Kepala BNP2TKI: Jangan Ada Lagi TKI yang Dihukum Mati

News | Selasa, 25 Maret 2014 | 11:37 WIB

Raja Arab Saudi Akan Beritahu Keluarga Satinah Sehari Sebelum Dipancung

Raja Arab Saudi Akan Beritahu Keluarga Satinah Sehari Sebelum Dipancung

News | Senin, 24 Maret 2014 | 18:39 WIB

Warga Jateng Galang Dana untuk Satinah

Warga Jateng Galang Dana untuk Satinah

News | Senin, 24 Maret 2014 | 18:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×