Ada Aksi Saling Intip Kekuatan Militer di Balik Upaya Pencarian MH370

Laban Laisila

Sabtu, 29 Maret 2014 | 09:20 WIB
Ada Aksi Saling Intip Kekuatan Militer di Balik Upaya Pencarian MH370
Pesawat Angkatan Udara Australia C-17 Globemaster mendarat di RAAF Base Pearce, Perth, Jumat (28/3). [Reuters/Jason Reed]

Suara.com - Di balik kerjasama pencarian pesawat MH370 yang diduga “berakhir” di Samudera Hindia, rupanya keenam negara yang terlibat ada kekhawatiran akan adanya aksi saling intip kekuatan militer.

Operasi pencarian bersama dengan pengerahan alat militer canggih belum pernah terjadi sebelumnya. Keenam negara yang terlibat yakni Amerika Serikat, Cina, Korea Selatan, Jepang, Selandia Baru dan Australia.

Amerika yang mengerahkan sejumlah peralatan militer canggih, rupanya merasa sedikit terganggu dengan keterlibatan Cina yang juga menerjunkan peralatan canggihnya di bandara Perth, Australia, yang lebih dekat dengan lokasi pencarian.

Letnan Komandan Adam Schantz, salah seorang yang bertanggung jawab dalam operasi pencarian mengungkapkan kekhawatirannya, apalagi sejak melihat pesawat angkut dan pengintai militer Il-76 berada di Perth.

Dia agak sedikit merasa ada aneh karena akhirnya berteman dalam sebuah operasi pencarian.

"Ya, itu sedikit berbeda," kata Schantz sambil tertawa.

Amerika sendiri dengam sukarela menggunakan P8 Poseidon, pesawat yang bisa menangkap sinyal kapal selam bawah laut dan gelombang sinyal yang diproduksi Boeing.

Sedangkan Australia, Selandia Baru, Jepang dan Korea Selatan masing masing menggunakan P3 Orion. Pesawat ini bisa mendeteksi keberadaan manusia dari jarak 30 mil dan melacak tanda kehidupan di bawah laut dengan kedalaman hingga 5.000 kaki.

Sementara Cina menggunakan pesawat pengintai besar buatan Rusia, Ilyushin.

Muncul dugaan kalau Poseidonlah yang jadi incaran intelijen Cina untuk diintai, karena pesawat itu adalah model terbaru dari jenis P3 Orion.

Saking khawatirnya, negara yang terlibat saling membuka mata. Tim pencari dari Australia, seperti diberitakan Reuters, bahkan selalu terbang bersama dengan tim Cina. Belum jelas apakah itu merupakan alasan keamanan atau hanya untuk sekedar membantu komunikasi saja. (Reuters/Malaysiakini/Straitimes)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesal Pencarian MH370 Tidak Transparan, Artis Cina Ajak Boikot Produk Malaysia

Kesal Pencarian MH370 Tidak Transparan, Artis Cina Ajak Boikot Produk Malaysia

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 08:26 WIB

Beberapa Benda Beraneka Warna Terlihat di Lokasi Pencarian MH370

Beberapa Benda Beraneka Warna Terlihat di Lokasi Pencarian MH370

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 21:18 WIB

Rapat Dengan Pejabat Malaysia, Keluarga Penumpang MH370 Lakukan Aksi "Walk Out"

Rapat Dengan Pejabat Malaysia, Keluarga Penumpang MH370 Lakukan Aksi "Walk Out"

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 19:41 WIB

Pesawat Selandia Baru Lihat Benda Mengapung di Lokasi Pencarian MH370

Pesawat Selandia Baru Lihat Benda Mengapung di Lokasi Pencarian MH370

News | Jum'at, 28 Maret 2014 | 18:20 WIB

Terkini

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

×