Pengamat: Partai Agama Nasibnya Suram

Laban Laisila

Sabtu, 29 Maret 2014 | 14:51 WIB
Pengamat: Partai Agama Nasibnya Suram
Simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) [Dok.Antara/Zabur Karuru]

Suara.com - Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, berpendapat partai berbasis agama pada Pemilu 2014 bakal mengalami nasib suram. Namun hal itu dapat dihindari bila mampu melakukan komunikasi politik.

"Bisa saja mereka masuk dengan berkoalisi atau terlempar dari pemerintahan. Apa lagi beberapa di antara mereka tidak akur karena paham yang berbeda," kata Ray, di Jakarta, Sabtu (29/3/2014).

Direktur LIMA ini menilai, partai berbasis keagamaan memang sudah cukup lama statis dengan perolehan suara yang minus. Evaluasinya itu bisa dilihat dari hasil-hasil survei, di mana mereka hanya mendapat angka sekitar lima persen.

"Saya rasa penyumbang suara mereka tampaknya adalah dari pemilih tetap, sementara pemilih dari luar tidak ada yang masuk. Jadi tidak ada penambahan," jelas Ray.

Sementara itu pakar komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengaku tidak heran bila partai berbasis agama sulit berbicara banyak pada pemilu kali ini karena partai tersebut tidak pernah melakukan terobosan program dan ketokohannya tidak kuat.

"Selain itu saat diberikan kesempatan berada di pemerintahan, prestasi mereka flat dan biasa saja. Terlebih, mereka hanya melakukan komunikasi politik lokal dan eksklusif di basisnya saja," kata Hendri.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Emron Pangkapi mengatakan, Pemilu Legislatif 2014 belum berlangsung, sehingga terlalu dini untuk menebak hasilnya.

"Praktiknya, PPP selalu eksis dan mampu berperan di pemerintahan," katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Emron mengatakan, sejak tahun 1955, tidak pernah ada partai Islam yang tidak tampil di pemerintahan. Secara akumulatif, suara partai-partai Islam memang turun bila dibandingkan dengan partai yang berbasis nasionalis atau kebangsaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Pertimbangkan Seret Iklan Politik yang Menyerangnya ke Ranah Hukum

Jokowi Pertimbangkan Seret Iklan Politik yang Menyerangnya ke Ranah Hukum

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 14:16 WIB

Politik Indonesia Masih Primitif

Politik Indonesia Masih Primitif

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 13:29 WIB

Ada Cukong Dibalik Capres?

Ada Cukong Dibalik Capres?

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 13:22 WIB

Lima Pernyataan Jokowi yang Mengocok Perut

Lima Pernyataan Jokowi yang Mengocok Perut

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 05:59 WIB

Terkini

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

×