Antisipasi Tsunami, Wisatawan di Bali Dilarang Keras Dekati Pantai

Siswanto | Suara.com

Kamis, 03 April 2014 | 08:06 WIB
Antisipasi Tsunami, Wisatawan di Bali Dilarang Keras Dekati Pantai
Ilustrasi tsunami (Freedigitalphotos/Bplanet)

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, Bali, melarang para wisatawan mendekati pantai. Larangan ini terkait potensi tsunami di seluruh perairan di Indonesia.

"Untuk hari ini kami melarang para wisatawan dan masyarakat melakukan aktivitas di dekat pantai untuk mengantisipasi adanya korban jiwa akibat bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung Nyoman Wijaya di Mangupura, Kamis (3/4/2014).

Kebijakan itu dilakukan terkait informasi dari Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan gempa bumi berkekuatan 8,2 SR di pantai utara Chile, Amerika Selatan, Selasa (1/4/2014) malam atau Rabu (2/4/2014) pukul 06.46 WIB dengan kedalaman 10 kilometer, berpotensi menimbulkan tsunami hingga wilayah Indonesia.

Bali diperkirakan menjadi salah satu daerah yang terkena dampak tsunami. Status waspada tsunami pun diberlakukan di kawasan Kota Denpasar, yaitu Pantai Sanur, Kabupaten Karangasem bagian Selatan, Kabupaten Klungkung, dan Nusa Penida.

Selanjutnya Kabupaten Gianyar, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung yang meliputi Pantai Kuta dengan estimasi waktu tiba gelombang pada Kamis (3/4/2014) pukul 09.28 hingga 10.14 Wita.

Selain itu, BPBD juga sudah memberikan imbauan dengan melayangkan surat dan telepon kepada pengelola hotel dan asosiasi hotel di Bali agar turut serta menginformasikan hal itu kepada masyarakat dan para wisatawan yang sedang berlibur di Pulau Dewata.

Jika terjadi bencana tsunami, nantinya akan menggunakan hotel-hotel berlantai tiga untuk mengevakuasi korban dan memperkecil adanya korban jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Guncang Yogyakarta

Gempa Guncang Yogyakarta

News | Rabu, 02 April 2014 | 19:02 WIB

Presiden Chile Kirim Bala Bantuan ke Zona Gempa dan Tsunami

Presiden Chile Kirim Bala Bantuan ke Zona Gempa dan Tsunami

News | Rabu, 02 April 2014 | 15:13 WIB

Korban Gempa di Chile Terus Bertambah

Korban Gempa di Chile Terus Bertambah

News | Rabu, 02 April 2014 | 11:47 WIB

Gempa 8,2 SR Guncang Chile, Dua Warga Tewas

Gempa 8,2 SR Guncang Chile, Dua Warga Tewas

News | Rabu, 02 April 2014 | 10:27 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB