Panwaslu Temukan Modus Baru Pengerahan Massa di TPS

Ruben Setiawan

Rabu, 09 April 2014 | 19:35 WIB
Panwaslu Temukan Modus Baru Pengerahan Massa di TPS
Ilustrasi suasana di TPS pada Pemilu Legislatif 2014. (Antara/M Agung Rajasa)

Suara.com - Panitia Pengawas Pemilu Kota Batam menemukan beberapa kasus modus baru pengerahan massa berkedok pemantau di tempat-tempat pemungutan suara.

"Ada indikasi yang mengerahkan massa sebagai pemantau adalah calon legislatif. Mereka menempatkan orang-orangnya di beberapa TPS sesuai dapilnya. Pengerahan massa seperti ini modus baru," kata Ketua Panwaslu Batam Suryadi Prabu di Batam, Rabu (9/4/2014).

Prabu mengaku mendapat laporan dari panitia di tempat pemungutan suara kawasan industri Muka Kuning bahwa ada relawan pemantau di bawah organisasi Garda Metal berjumlah di tiap TPS lebih dari dua orang.

Menurut dia, para pemantau dadakan tersebut memaksa dijadikan sebagai relawan pemantau sedangkan mereka tidak tercantum di Komisi Pemilihan Umum Kota Batam sebagai tim pemantau pemilu.

Lagipula, lanjut dia, para pemantau dadakan itu ditolak Petugas Pemungutan Suara di TPS karena mereka juga mau mencoblos di TPS tersebut dengan identitas pemantau.

"Walaupun mereka berseragam organisasinya dan mau memilih dengan identitas pemantau ya tak bisa diizinkan karena mereka tidak terdaftar sebagai tim pemantau di KPU," ujar Prabu.

Menurut Prabu, dirinya mendatangi langsung TPS yang ada di Muka Kuning untuk meredakan ketegangan yang terjadi saat pelaksanaan pencoblosan tadi.

"Kami tahu niat mereka baik untuk mantau pelaksanaan pemilihan, tetapi tanpa prosedur tentu tak diizinkan," katanya.

Ketika disinggung perihal pelanggaran lain saat pencoblosan di TPS, menurut dia, ada beberapa kasus temuan administratif diantaranya tidak dipasangnya daftar nama pemilih di TPS, surat suara kurang, ada yang tidak bisa memilih dan ada yang tertangkap tangan mempergunakan undangan orang lain serta caleg yang mobilisasi massa.

"Temuan-temuan hari ini akan jadi bahan evaluasi kami bersama KPU," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ingin Penggantinya di Jakarta Nanti Seorang Pekerja Keras

Jokowi Ingin Penggantinya di Jakarta Nanti Seorang Pekerja Keras

News | Rabu, 09 April 2014 | 19:34 WIB

Para Selebriti Berikan Hak Suara

Para Selebriti Berikan Hak Suara

Foto | Rabu, 09 April 2014 | 19:24 WIB

Dua TPS Kei Besar Belum Laksanakan Pencoblosan

Dua TPS Kei Besar Belum Laksanakan Pencoblosan

News | Rabu, 09 April 2014 | 19:23 WIB

Nikita Willy Pilih Partai karena Sosok Pemimpinnya

Nikita Willy Pilih Partai karena Sosok Pemimpinnya

Entertainment | Rabu, 09 April 2014 | 19:22 WIB

Partai Nasdem Miskin Tokoh, Tapi Hasil Pileg Cukup Mengejutkan

Partai Nasdem Miskin Tokoh, Tapi Hasil Pileg Cukup Mengejutkan

News | Rabu, 09 April 2014 | 19:19 WIB

Jokowi: Biasanya Tengah Malam Ini Elite Politik Merapat

Jokowi: Biasanya Tengah Malam Ini Elite Politik Merapat

News | Rabu, 09 April 2014 | 18:53 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×