Pernyataan Politisi India Soal Perempuan dan Pemerkosaan Dikecam

Ruben Setiawan

Senin, 14 April 2014 | 07:32 WIB
Pernyataan Politisi India Soal Perempuan dan Pemerkosaan Dikecam
Ilustrasi (Shutterstock)

Suara.com - Abu Azmi, seorang politisi senior Partai Sosialis India (Samajwadi) melontarkan pernyataan mengejutkan baru-baru ini. Lelaki yang menjabat sebagai kepala partai wilayah Maharashtra itu menyatakan bahwa perempuan yang berhubungan badan sebelum menikah harus digantung, meski mereka adalah korban pemerkosaan.

"Kesimpulannya begini: perempuan manapun, baik yang sudah maupun belum menikah, yang berhubungan badan dengan lelaki, dengan atau tanpa persetujuannya, harus digantung. Keduanya harus digantung," kata Azmi.

Putra Azmi, Farhan, yang mencalonkan diri sebagai wakil rakyat di Mumbai, meminta maaf atas pernyataan sang ayah.

"Saya berkeyakinan bahwa pemerkosa harus digantung seratus kali. Saya punya lima saudara perempuan dan setiap orang di keluarga punya keyakinan yang sama," kata Farhan.

Bukan hanya Azmi saja yang membuka wacana berbau kontroversi tersebut. Sang ketua partai Mulayam Singh Yadav bahkan mengatakan bakal menghapus hukuman mati bagi para pemerkosa yang mengulangi kejahatannya, jika dirinya terpilih menjadi perdana menteri. "Karena lelaki sudah biasa mengulangi kesalahannya", demikian alasannya.

Dalam sebuah kampanye, Yadav mengatakan, pemerkosaan terjadi karena perempuan yang memancing laki-laki untuk melakukannya.

"Laki-laki tetaplah laki-laki. Setelah berhubungan, perempuan mengeluh mereka diperkosa," kata Yadav.

Namun beberapa hari kemudian, Yadav meralat pernyataannya.

"Banyak orang bilang komentar saya benar. Saya menentang pemerkosaan. Para pemerkosa harus diberikan hukuman yang paling berat," katanya dalam sebuah kampanye lain.

Dua pernyataan itu menuai kritik dari politisi India lainnya. Lawan politik Yadav dari Partai Kongres, Shobha Oza, menyayangkan pernyataan Yadav.

"Sayang sekali ada pemimpin yang mengeluarkan pernyataan seperti itu terkait pemerkosaan. Pernyataan itu mendorong orang untuk melakukan kejahatan semacam itu," kata Oza.

Sementara itu, kepala komisi untuk perempuan di parlemen Maharashtra, Susieben Shah mengaku sudah mengundang Yadav untuk mengklarifikasi pernyataannya secara langsung.

"Pernyataannya sangat menyedihkan, tidak bertanggung jawab dan terkutuk... Jika Anda berkuasa, bukankah Anda bertugas untuk melindungi perempuan?" kata Shah. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah 12 Tahun Dicabuli di Tengah Kebun Tebu

Bocah 12 Tahun Dicabuli di Tengah Kebun Tebu

News | Selasa, 08 April 2014 | 14:56 WIB

Seorang Lelaki Menyaksikan Mantan Kekasihnya Diperkosa dan Dibunuh Lewat Webcam

Seorang Lelaki Menyaksikan Mantan Kekasihnya Diperkosa dan Dibunuh Lewat Webcam

News | Minggu, 06 April 2014 | 13:27 WIB

Tiga Pelaku Pemerkosaan Dihukum Seumur Hidup

Tiga Pelaku Pemerkosaan Dihukum Seumur Hidup

News | Jum'at, 21 Maret 2014 | 17:57 WIB

Terkini

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:53 WIB

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:49 WIB

7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman

7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 13:45 WIB

Tutup Rice Cooker Tidak Bisa Dibuka, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tutup Rice Cooker Tidak Bisa Dibuka, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:43 WIB

Sering Dikira Asli Indonesia, Sepeda Java Buatan Negara Mana? Segini Range Harganya

Sering Dikira Asli Indonesia, Sepeda Java Buatan Negara Mana? Segini Range Harganya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:42 WIB

Berlangsung di Gereja Ortodoks, Axel Matthew Thomas Putra Jeremy Thomas Resmi Lepas Masa Lajang

Berlangsung di Gereja Ortodoks, Axel Matthew Thomas Putra Jeremy Thomas Resmi Lepas Masa Lajang

Entertainment | Kamis, 24 September 2026 | 13:42 WIB

Balita dan Lansia Pekanbaru Paling Banyak Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap

Balita dan Lansia Pekanbaru Paling Banyak Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 13:42 WIB

Ada Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Komisi XIII DPR Akan Panggil Pejabat Terkait

Ada Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Komisi XIII DPR Akan Panggil Pejabat Terkait

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:40 WIB

×