Kisah Pendaki yang Selamat dari Longsor Gunung Everest

Doddy Rosadi

Minggu, 20 April 2014 | 15:18 WIB
Kisah Pendaki yang Selamat dari Longsor Gunung Everest
Jenazah salah satu korban longsor di Gunung Everest. (Reuters/Navesh Chitrakar)

Suara.com - Jumlah pendaki yang meninggal akibat longsor di Gunung Everest, Jumat (18/4/2014) lalu bertambah menjadi 13 orang. Musibah tersebut merupakan yang paling banyak menelan korban jiwa dalam delapan tahun terakhir.

Pejabat dari Kementerian Pariwisata Nepal, Madhu Burlakoti mengatakan, tiga orang lainnya masih hilang dan enam orang mengalami luka-luka akibat longsor tersebut. Peristiwa itu terjadi di ketinggian 50 ribu kaki dan dari 50 pendaki yang terjebak longsor itu sebagian besar adalah warga Sherpa. Sherpa adalah suku asli wilayah timur Nepal.

Salah satu pendaki yang selamat dari bencana longsor itu adalah Wangdi Sherpa (26 tahun) yang bekerja di perusahaan Summit Treks. Ketika bencana longsor itu terjadim Wangdi tengah membawa 13 turis dari Inggris untuk mencapai puncak Gunung Everest.

Kata Wangsi, ketika itu dia dan sejumlah pendaki tengah berupaya membangun basecamp di Camp II. Dia mengaku beruntung tidak menjadi korban akibat bencana longsor itu.

“Potongan es yang besar tiba-tiba jatuh dari puncak. Saya tidak berpikir bisa selamat. Saya senang akhirnya lolos dari musibah itu,” kata Wangdi yang sudah tiga kali mencapai puncak Everest.

Dia dan asistennya terikat dengan tali pengaman, bersembunyi di belakang potongan es ketika terjadi longsor.

“Kami bisa melakukan itu karena kami berada di bagian paling depan. Sekitar 12 orang yang berada di belakang kami juga selamat, tetapi rombongan setelah mereka meninggal,” ujar Wangdi.

Musibah ini terjadi di masa sibuk pendakian gunung Everest. Para pendaki biasanya tiba pada April untuk bisa mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu. Suku Sherpa biasanya selalu menjadi pemandu untuk pendaki asing. Belum diputuskan apakah pendakian ke puncak Gunung Everest akan dilanjutkan pascamusibah Jumat lalu. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencarian 4 Orang Hilang Akibat Longsor Salju Everest Dilanjutkan

Pencarian 4 Orang Hilang Akibat Longsor Salju Everest Dilanjutkan

News | Sabtu, 19 April 2014 | 14:53 WIB

12 Tewas Diterpa Longsoran Salju di Everest

12 Tewas Diterpa Longsoran Salju di Everest

News | Jum'at, 18 April 2014 | 16:18 WIB

Terkini

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×