Peneliti: Konflik 1999 Ubah Karakter Orang Maluku

Laban Laisila

Rabu, 30 April 2014 | 12:27 WIB
Peneliti: Konflik 1999 Ubah Karakter Orang Maluku
Ilustrasi orang yang suka beralasan. (Shutterstock/Amir Ridhwan)

Suara.com - Peneliti dan Direktur Pusat Mediasi dan Rekonsiliasi Ambon (Ambon Reconciliation and Mediation Center - ARMC) IAIN Ambon, Abidin Wakano, menyatakan konflik horisontal yang terjadi di Maluku pada 1999 telah mengubah karakter orang Maluku.

"Kita mengalami pergeseran yang luar biasa. Cepat marah, mentalitasnya kasar, baik dari kata-kata maupun tindakan. Itu merusak kebudayaan dan peradaban kita," katanya di Ambon, Rabu.

Abidin yang juga Dosen Pasca Sarjana IAIN Ambon dan Direktur Lembaga Antar Iman (LAIM) itu mengatakan pembangunan karakter sangat dibutuhkan, mengingat konflik horisontal yang melibatkan orang Maluku sebagai pelaku sekaligus korban pelanggaran HAM itu menyebabkan trauma berkepanjangan.

Hal tersebut juga menyebabkan berbagai konflik baru yang diakibatkan tidak selesainya proses pembauran masyarakat, setelah kerusuhan yang memakan ribuan korban jiwa itu.

"Tidak hanya trauma tapi terjadi segregasi (pemisahan) di dalam kehidupan masyarakat, konflik antardesa maupun kawasan adalah bagian dari tidak selesainya proses sipilisasi kembali masyarakat kita," ucapnya.

Menurut dia, proses pembinaan perdamaian masyarakat akibat konflik horisontal 1999 membutuhkan waktu yang lama dan proses yang panjang, karena membangun kembali rasa saling percaya setelah segregasi yang menyebabkan trauma itu tidaklah mudah.

Oleh karenanya, penanaman dan penguatan kesadaran terhadap kehidupan multikultur dan pluralisme dalam masyarakat harus terus dilakukan.

"Penerapannya memerlukan proses panjang, pembangunan karakter dan kesadaran akan kehidupan beragam yang harus terus ditingkatkan, terutama di tingkat basis, misalnya untuk wilayah keagamaan bisa kepada guru-guru mengaji, pendeta-pendeta yang berhubungan langsung dengan masyarakat," katanya.

Ditambahkannya, ARMC sendiri sejak 2012 masih terus berproses dengan berbagai program pendidikan pembinaan perdamaian kepada guru-guru hingga dosen lintas agama dan etnis di Maluku. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadiri Musrembang, Jokowi Hanya Jadi Pendengar

Hadiri Musrembang, Jokowi Hanya Jadi Pendengar

News | Rabu, 30 April 2014 | 12:05 WIB

Golkar Tidak Masalah Jika JK Dicolong Jokowi

Golkar Tidak Masalah Jika JK Dicolong Jokowi

News | Selasa, 29 April 2014 | 18:45 WIB

Ditanya Pilih Prabowo atau Jokowi?, Ical: Rahasia Dong

Ditanya Pilih Prabowo atau Jokowi?, Ical: Rahasia Dong

News | Selasa, 29 April 2014 | 17:31 WIB

Golkar Cuekin Manuver Akbar Terima Jokowi

Golkar Cuekin Manuver Akbar Terima Jokowi

News | Senin, 28 April 2014 | 14:31 WIB

Terkini

Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap

Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:18 WIB

Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun

Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:11 WIB

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering

News | Senin, 01 Juni 2026 | 20:06 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:53 WIB

Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II

Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:49 WIB

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:27 WIB

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB