Tim Hukum Klaim Jokowi Siap Diperiksa Kejagung

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 22 Mei 2014 | 17:57 WIB
Tim Hukum Klaim Jokowi Siap Diperiksa Kejagung
Capres PDI Perjuangan Joko Widodo. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Tim Hukum Jokowi Presiden 2014 yang dibentuk untuk mengantisipasi isu negatif menyatakan, Joko Widodo (Jokowi ) siap diperiksa oleh Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta.

Salah seorang anggota tim hukum Jokowi, Alexander Lay mengatakan, kesiapan Jokowi itu selama Kejagung memerlukan keterangannya dan berhubungan dengan kasus itu.

"Saya rasa Kejaksaan Agung itu belum membutuhkan keterangan Jokowi," tutur Alexander di Posko Pemenangan Jokowi for Presiden (JKW4P) di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Sebelumnya Alexander menuding, kalau kasus yang menyeret bekas Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono menjadi tersangka itu sengaja digunakan pihak tertentu untuk menghantam pencalonan Jokowi.

Menurut Alexander, Jokowi sebagai Gubernur memang mengetahui kalau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kegiatan pengadaan armada Bus TransJakarta tahun 2013 senilai triliunan Rupiah.

Pengadaan puluhan bus itu menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Dia menyatakan aneh jika Jokowi tidak mengetahuinya, sehingga tuduhan Jokowi terlibat tidak berdasar. Dia menyebut bahwa yang benar-benar terlibat dalam dugaan korupsi adalah pengguna anggaran APBD.

"Siapa pengguna anggarannya? Ya Kepala Dinas Perhubungan saat itu, yaitu Udar Pristono," tegas Alexander.

Selain itu, langkah pemecatan Udar Pristono dari Kepala Dinas Perhubungan dan dimutasi ke Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) diakui sebagai langkah penerapan asas good governance untuk merespon dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Bus TransJakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muhaimin Kaget Mahfud MD Jadi Tim Sukses Prabowo

Muhaimin Kaget Mahfud MD Jadi Tim Sukses Prabowo

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 17:35 WIB

Mau Deklarasi Dukung Jokowi-JK, Kantor DPP PKPI Sepi

Mau Deklarasi Dukung Jokowi-JK, Kantor DPP PKPI Sepi

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 17:18 WIB

Diserang Kasus Bus Transjakarta, Jokowi Bentuk Tim Hukum

Diserang Kasus Bus Transjakarta, Jokowi Bentuk Tim Hukum

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 16:55 WIB

Strategi Tim Prabowo Taklukkan Basis Pendukung Jokowi di Jawa

Strategi Tim Prabowo Taklukkan Basis Pendukung Jokowi di Jawa

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 15:48 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB