Jokowi: Ada Partai Minta Jatah Delapan Kursi

Siswanto

Jum'at, 30 Mei 2014 | 00:28 WIB
Jokowi: Ada Partai Minta Jatah Delapan Kursi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Pasar Gondangdia, Menteng, Jakarta, Rabu (28/5). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan tidak banyak partai politik yang mendukung dirinya dan calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK), yaitu banyak partai yang kecewa karena keinginannya untuk minta imbalan kursi menteri tak dipenuhi.

"Kenapa kita tidak mau berkoalisi banyak-banyak, tidak bekerjasama dengan partai banyak-banyak, karena banyak yang datang ke kita minta kursi delapan, minta menteri enam, minta menteri sebelas," katanya saat orasi politik di deklarasi dukungan sesepuh Jawa Barat (Jabar) di gedung Citra, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/5/2014).

Menurut Jokowi, yang juga Gubernur Jakarta, tidak perlu banyak melibatkan partai politik untuk mendukungnya di Pemilihan Presiden 2014.

Ia menegaskan keinginannya memimpin Indonesia hanya untuk fokus melayani rakyat dan membangun bangsa Indonesia, bukan membagi-bagikan kekuasaan.

"Kita sekarang ini bekerja adalah konsentrasi untuk rakyat, untuk masyarakat. Bukan ingin bagi-bagi kursi, bukan ingin transaksi-transaksi, bukan ingin bagi-bagi kekuasaan," katanya.

Partai politik yang berkoalisi mendukung Jokowi-JK, menurut dia, merupakan partai yang mau bekerjasama tanpa syarat.

"Kita dengan partai-partai yang kerjasama tanpa syarat apapun," kata mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah, itu.

Pemilihan Presiden 2014 diikuti dua pasang kandidat, yaitu Jokowi-JK yang dicalonkan PDI Perjuangan, Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI. Selain itu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang dicalonkan Partai Gerindra, PAN, PPP, PKS, PBB dan Golkar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat Disebut Netral, Tapi Sebagian Kadernya Sudah ke Prabowo-Hatta

Demokrat Disebut Netral, Tapi Sebagian Kadernya Sudah ke Prabowo-Hatta

News | Kamis, 29 Mei 2014 | 20:17 WIB

Hatta Tekankan Pentingnya Pendidikan Moral di Keluarga

Hatta Tekankan Pentingnya Pendidikan Moral di Keluarga

News | Kamis, 29 Mei 2014 | 20:13 WIB

Hasyim Muzadi: Warga NU Akan Pilih Jokowi-JK

Hasyim Muzadi: Warga NU Akan Pilih Jokowi-JK

News | Kamis, 29 Mei 2014 | 19:16 WIB

Prabowo Ingatkan Tim Kampanye Tak Ikut "Black Campaign"

Prabowo Ingatkan Tim Kampanye Tak Ikut "Black Campaign"

News | Kamis, 29 Mei 2014 | 19:11 WIB

Terkini

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

Wapres Gibran Ikut Disadap Listyo Sigit Prabowo? Yusril: Hanya Allah yang Tahu

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:49 WIB

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

×