Keluarga dan Pengikut Berebut Tubuh Guru dalam "Freezer"

Liberty Jemadu

Jum'at, 30 Mei 2014 | 05:32 WIB
Keluarga dan Pengikut Berebut Tubuh Guru dalam "Freezer"
Ilustrasi meditasi (Shutterstock).

Suara.com - Keluarga dan para pengikut seorang guru spiritual di India terlibat perseteruan di pengadilan setempat. Mereka bertengkar tentang apakah Shri Ashutosh Maharaj, nama guru itu, sudah wafat atau hanya sedang bersemadi, demikian diberitakan The Telegraph, Rabu (28/5/2014).

Shri Ashutosh, pendiri aliran Divya Jyoti Jagrati Sansthan di India, wafat pada Januari silam, demikian klaim istri dan puteranya. Dia meninggalkan warisan berupa tanah dan bangunan senilai 100 juta pound sterling (sekitar Rp1,9 triliun).

Akan tetapi murid-murid di pedepokannya menolak menyerahkan tubuh sang guru kepada keluarganya untuk dikremasi. Mereka yakin Asutosh masih hidup dan hanya sedang bersemadi. Dia kini diletakkan dalam sebuah lemari pendingn di pedepokan yang terletak di Jalandhar, Punjab.

"Yang Mulia Shri Ashutosh Maharaj ji sedang dalam semadi sejak 29 Januari 2014," tulis kelompok aliran keagamaan itu dalam website resmi mereka.

Kini istri dan puteranya, Dilip Jha (40), mengajukan gugatan di pengadilan lokal meminta agar digelar penyelidikan terkait meninggalnya sang guru dan agar jenazahnya diserahkan untuk dikremasi oleh keluarga.

Jha menuding para pengikut sengaja menahan jenazah ayahnya agar bisa terus mengendalikan harta yang ditinggalkan.

Adapun awalnya kepolisian Punjab menyatakan bahwa Ashutosh sudah wafat. Tetapi status kematian itu dibatalkan oleh pengadilan tinggi Punjab dan pemerintah lokal mengatakan bahwa itu adalah masalah spiritual. Dengan demikian, para pengikut sang gutu tidak bisa dipaksa untuk mengakui bahwa junjungan mereka sudah wafat.

Shri Ashutosh Maharaj, yang berusia 70an tahun itu mendirikan sektenya pada 1983. Ia mengajarkan pentingnya perdamaian global dan mempunyai ribuan pengikut di seluruh dunia. Selain pengikut, organisasinya juga memiliki banyak properti di India, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Australia, Timur Tengah, dan Eropa.

Dia diduga meninggal akibat serangan jantung pada Januari lalu, tetapi para pengikutnya kukuh Ashutosh sedang menjalani semadi yang dalam, sesuai ajarannya sendiri. (The Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diyakini Akan Bangkit, Mayat Guru Spiritual Disimpan dalam "Freezer"

Diyakini Akan Bangkit, Mayat Guru Spiritual Disimpan dalam "Freezer"

News | Jum'at, 14 Maret 2014 | 04:21 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×