Malaysia Deportasi 150 WNI Lewat Nunukan

Siswanto | Suara.com

Sabtu, 14 Juni 2014 | 20:46 WIB
Malaysia Deportasi 150 WNI Lewat Nunukan
Ratusan TKI deportasi dari Malaysia, di Wisma Transito Tanjungpinang, Kepri. (Antara/Henky Mohari)

Suara.com - Pemerintah Kerajaan Malaysia mendeportasi 150 warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah tanpa melengkapi diri dengan dokumen keimigrasian, lewat Pelabuhan Internasional Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Berdasarkan surat Konsulat RI Tawau Malaysia kepada Satgas Penanggulangan TKI Bermasalah di Kabupaten Nunukan nomor 347/Kons/VI/2014 menyebutkan jumlah WNI bermasalah yang dideportasi terdiri 99 laki-laki dewasa, 39 perempuan dewasa, lima anak laki-laki, dan tujuh anak perempuan.

Pemulangan (deportasi) WNI bermasalah ini menindaklanjuti surat Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) di Tawau nomor IM.101/S-TWU/E/US/1130/1-6 (15) tertanggal 11 Juni 2014 yang ditujukan kepada Konsulat RI di Tawau.

Hal ini juga dibenarkan Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution, bahwa WNI yang bekerja yang dipulangkan tersebut bekerja pada sektor perkebunan, pembantu rumah tangga dan lain-lainnya.

Ia mengungkapkan sebagaimana deportasi WNI sebelumnya mereka telah menjalani hukuman di negara tetangga yakni Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kemanis Papar Kota Kinabalu dan Air Panas Tawau tersebut dengan kurungan yang bervariasi akibat pelanggaran keimigrasian dan kasus narkotika.

Salah seorang WNI bermasalah yang dideportasi bernama Alimuddin (34) mengaku dirinya dideportasi setelah menjalani kurungan di PTS Air Panas selama dua bulan 10 hari karena kasus dokumen keimigrasian.

Pria yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, ini mengaku tertangkap aparat kepolisian ketika sedang bekerja membawa mobil milik perusahaan salah satu perkebunan kelapa sawit di Lahad Datu dan langsung digiring ke kantor kepolisian setempat sebelum dimasukkan di PTS Tawau.

Alimuddin mengaku pertama kali masuk ke Malaysia secara ilegal dua tahun silam tanpa menggunakan paspor.

Deportasi WNI bermasalah oleh pemerintah Kerajaan Malaysia melalui Kabupaten Nunukan merupakan yang kedua kalinya selama Juni 2014 ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Majikan Bantah Siksa TKI Erwiana

Majikan Bantah Siksa TKI Erwiana

News | Selasa, 10 Juni 2014 | 13:07 WIB

Korsel Menjadi Negara Tujuan TKI Asal Indramayu

Korsel Menjadi Negara Tujuan TKI Asal Indramayu

News | Sabtu, 07 Juni 2014 | 15:17 WIB

Malaysia Deportasi Lagi 114 TKI Bermasalah

Malaysia Deportasi Lagi 114 TKI Bermasalah

News | Sabtu, 24 Mei 2014 | 05:09 WIB

 Tiga Bulan, NTB Terima Rp342 Miliar dari TKI

Tiga Bulan, NTB Terima Rp342 Miliar dari TKI

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2014 | 15:40 WIB

Terkini

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:24 WIB