Elektabilitas Stagnan, Jokowi Akui Mesin Partainya Belum Maksimal

Siswanto

Selasa, 17 Juni 2014 | 10:37 WIB
Elektabilitas Stagnan, Jokowi Akui Mesin Partainya Belum Maksimal
Capres Jokowi berkunjung ke Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/6). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Data sejumlah lembaga survei baru-baru ini menunjukkan tingkat elektabilitas pasangan capres-cawapres, Joko Widodo - Jusuf Kalla, cenderung stagnan dan turun. Sebaliknya, elektabilitas pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa merangkak naik.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi tetap bersikap tenang. Tetapi ia mengakui bahwa mesin partai pengusungnya belum bekerja maksimal.

"Nggak apa-apa, itu, kan hasil survei, tapi sebenarnya karena kita belum bekerja maksimal," kata Jokowi di Karawang, Jawa Barat, Selasa (17/6/2014).

Jokowi menambahkan mesin partai pengusungnya akan bekerja cepat dalam pekan-pekan terakhir menjelang pilpres tanggal 9 Juli 2014.

"Kami akan bergerak cepat saat minggu terakhir, itu ada alasannya, kamu tidak perlu tahu," kata Jokowi.

Ketika ditanya lebih detail tentang elektabilitasnya di Jakarta, daerah yang dipimpinnya, secara diplomatis Jokowi juga mengatakan bahwa masyarakat Jakarta cerdas-cerdas dan tidak akan mudah terpengaruh bujuk rayu.

"Itu, kan terserah masyarakat, tapi saya yakin mereka sudah pintar, mereka tidak gampang lagi dipengaruhi," kata Gubernur Jakarta berstatus nonaktif.

Untuk sekarang ini, Jokowi mengatakan akan terus mengunjungi daerah-daerah dan berdialog dengan anggota masyarakat. Ini merupakan salah satu cara Jokowi mendongkrak elektabilitasnya.

"Itu makanya juga, saya terus mendatangi daerah-daerah yang belum saya kunjungi ini, ingin dengarkan aspirasi mereka secara langsung. Saya kerja sampai jam tiga pagi, pasti ada hasilnya, tapi kamu tidak perlu tahulah, karena saya yang menerima suratnya," ucap Jokowi sambil tersenyum.

Dua hari terakhir ini, Jokowi kembali blusukan. Di antaranya, ia menemui pedagang Pasar Induk Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 21.00 WIB. Kemudian, Selasa (17/6/2014) dini hari, ia bertemu warga Karawang. Pagi hingga siang nanti, ia akan melanjutkan perjalanan menuju ke beberapa tempat, masih di Provinsi Jawa Barat.

Pemilu Presiden 2014 diikuti oleh dua pasangan kandidat. Kandidat nomor urut pertama yaitu Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Kandidat nomor urut dua, Jokowi dan JK.

Survei

Data survei yang menunjukkan eletabilitas Jokowi - JK stagnan dan turun, antara lain dilakukan oleh Lembaga Survei Pusat Data Bersatu (PDB) pada 26 Mei-1 Juni 2014.

Selisih elektabilitas Prabowo-Hatta dengan Jokowi-JK hingga akhir Mei 2014 hanya sekitar 5,7% (Jokowi-JK: 32,2% dan Prabowo-Hatta: 26,5%).

Kemudian Survei Indikator Politik Indonesia. Dalam survei top of mind, Jokowi masih unggul dengan elektabilitas sebesar 31,8 persen. Prabowo menyusul di bawahnya dengan 19,8 persen. Elektabilitas Jokowi itu turun dari survei bulan Maret 2014, yang saat itu mendapatkan 32,5 persen, sementara Prabowo pada saat itu baru di angka 11,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tabloid "Obor Rakyat", Jokowi: Pastilah Berkaitan dengan Istana

Tabloid "Obor Rakyat", Jokowi: Pastilah Berkaitan dengan Istana

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 10:13 WIB

Jokowi Dapat Dukungan Ulama Pesantren Terbesar di Karawang

Jokowi Dapat Dukungan Ulama Pesantren Terbesar di Karawang

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 01:37 WIB

 Kedatangan Jokowi di Pasar Cibitung Disambut Salam Dua Jari

Kedatangan Jokowi di Pasar Cibitung Disambut Salam Dua Jari

News | Senin, 16 Juni 2014 | 22:25 WIB

Menkopolhukam Minta Timses Prabowo dan Jokowi Tak Provokatif

Menkopolhukam Minta Timses Prabowo dan Jokowi Tak Provokatif

News | Senin, 16 Juni 2014 | 19:41 WIB

Terkini

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

×