Prabowo Minta Jokowi Realistis soal Komunitas ASEAN 2015

Ardi Mandiri | Suara.com

Minggu, 22 Juni 2014 | 22:11 WIB
Prabowo Minta Jokowi Realistis soal Komunitas ASEAN 2015
Debat calon presiden di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu (15/6). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Capres nomor urut 1, Prabowo Subianto meminta lawannya Joko Widodo (Jokowi) realistis soal Komunitas ASEAN 2015.

Prabowo, yang ditanyakan ihwal persoalan tersebut, sempat mengatakan bahwa Komunitas ASEAN harus disikapi dengan meningkatkan daya saing dan memberikan berbagai fasilitas terhadap perusahaan-perusahaan nasional.

"Pemberian fasilitas, pemberian pendidikan, lahan, banyak sekali yang bisa diberikan pemerintah agar perusahaan nasional bisa bersaing dengan internasional," kata Prabowo dalam debat capres tahap ketiga di Jakarta, Minggu (22/6/2014).

"Tetapi pemerintah tetap harus menjaga ketahanan nasional. Pemerintah harus menjaga dampak terhadap ekonomi, pengusaha dan perusahaan nasional. Kita harus sangat-sangat ketat dalam menjaga kekayaan nasional," ujarnya.

Menyikapi pernyataan Prabowo, Jokowi pun langsung memberikan sanggahan. Menurutnya, masih banyak sekali yang bisa dilakukan untuk menyiapkan Indonesia jelang Komunitas ASEAN 2015.

"Waktunya sudah sangat singkat. Pembangunan terhadap anak mudah harus segera dikerjakan, karena sudah hanya tinggal setahun waktunya," kata Jokowi.

"Keduanya diplomasi perdagangan kita juga harus diperkuat. Dubes-dubes kita di Asia harus dapat menjadi marketer. Harus mampu memasarkan produk-produk di daerah. UKM dan industri kecil memiliki daya saing yang tinggi, karena memiliki daya saing yang kompetitif," kata Jokowi.

Prabowo yang diberikan kesempatan untuk menyikapi kembali pernyataan Jokowi sempat kembali mengamini ucapan mantan Wali Kota Solo itu. "Pernyataan Pak Jokowi itu hampir serupa dengan gagasan saya," kata Prabowo.

Hanya saja dia meminta Jokowi untuk realistis dalam melancarkan strategi pembangunan. "Pernyataan itu teoritis. Butuh waktu lama untuk membangun teknokrat. Jadi tidak semudah itu. Tidak mungkin membuat industri-industri itu hanya dalam setahun," kata Prabowo.

"Yang penting saat ini benahi diri dulu, hemat anggatan, APBN, APBD, tutup kebocoran. Baru kita bisa investasi, dan hadapi serangan dari luar," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Tanpa Solusi, Jokowi Tolak Campuri Sengketa Laut Cina Selatan

Jika Tanpa Solusi, Jokowi Tolak Campuri Sengketa Laut Cina Selatan

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 21:55 WIB

Prabowo Kembali Setuju dengan Jokowi, Kali Ini soal Australia

Prabowo Kembali Setuju dengan Jokowi, Kali Ini soal Australia

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 21:42 WIB

Prabowo: SBY 10 Tahun Jaga Stabilitas, Jangan Anggap Remeh

Prabowo: SBY 10 Tahun Jaga Stabilitas, Jangan Anggap Remeh

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 21:29 WIB

Ditanya Prabowo soal Penjualan Indosat, Jokowi Bela Megawati

Ditanya Prabowo soal Penjualan Indosat, Jokowi Bela Megawati

News | Minggu, 22 Juni 2014 | 21:19 WIB

Terkini

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:40 WIB

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:31 WIB