PT Pertamina Desak KPK Usut Mafia Migas

Laban Laisila

Jum'at, 27 Juni 2014 | 17:26 WIB
PT Pertamina Desak KPK Usut Mafia Migas
Pelaksana Tugas Perkuat Aspirasi Masyarakat Indonesia (PT Pertamina) demonstrasi di depan Gedung KPK, Jakarta, desak KPK usut mafia MIgas, Jumat (27/6/2014). [Suara.com/ Nikolaus Tolen]

Suara.com - Pelaksana Tugas Perkuat Aspirasi Masyarakat Indonesia (PT Pertamina) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta mengusut mafia minyak dan gas (migas) Indonesia.

Mereka menuding cawapres nomor urut dua Hatta Rajasa dan Muhammad Reza Chalid di belakang aksi mafia migas Indonesia.

"KPK harus segera tangkap Muhammad Reza Chalid dan Hatta Radjasa. Hatta Rajasa sengaja tidak bangun kilang pengolahan minyak, agar impor tetap berlanjut dan pendapatan para mafiapun terus berlanjut juga," kata Ketua PT. Pertamina,Syafti Hidayat di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (27/6/2014).

Menurut Syafti, mafia migas membuat harga BBM menjadi lebih mahal yang berujung pada pengeluaran rakyat dan pemerintah untuk subsidi menjadi lebih besar.

Namun itu semua dapat teratasi apabila KPK gembong mafia migas dibasmi untuk menyelamatkan Rp36 triliun setiap tahunnya agar kembali ke kas negara.

Syafti juga mengutip apa yang dikatakan Polltisi Partai Golkar, Poempida Hidayatullah, dimana Hatta Rajasa saat masih Menko Perekonomian, menjadi penyebab kebijakan energi menjadi tidak jelas dan praktek mafia migas sulit diberantas.

"Mafia migas gagal dibasmi karena saat Menko Perekonomian Hatta Radjasa tidak punya konsep mengenai energi terbarukan. Akibatnya, kita terus impor minyak yang banyak mafia bergentayangan. Karena itu, Hatta Radjasa seharusnya bertanggung jawab atas praktik mafia migas ini," kata Syafti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Klarifikasi Harta Kekayaan

Klarifikasi Harta Kekayaan

Foto | Kamis, 26 Juni 2014 | 10:18 WIB

Disebut Akil Menyogok, Bambang Widjojanto Santai

Disebut Akil Menyogok, Bambang Widjojanto Santai

News | Selasa, 24 Juni 2014 | 12:54 WIB

Sutan Bhatoegana Belum Ditahan KPK

Sutan Bhatoegana Belum Ditahan KPK

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 22:30 WIB

Bakal Ada Tersangka Baru Korupsi Tanggul Laut Biak Numfor

Bakal Ada Tersangka Baru Korupsi Tanggul Laut Biak Numfor

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 22:17 WIB

KPK Apresiasi Niat Capres Perkuat KPK

KPK Apresiasi Niat Capres Perkuat KPK

News | Selasa, 10 Juni 2014 | 11:25 WIB

Terkini

Misteri Amplop di Meja Menhut, Kenapa Raja Juli Baru Lapor KPK Setelah Bupati Kuansing Ditangkap?

Misteri Amplop di Meja Menhut, Kenapa Raja Juli Baru Lapor KPK Setelah Bupati Kuansing Ditangkap?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:55 WIB

Polri Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM Sepanjang 2025, Capai 805 Laporan

Polri Paling Banyak Diadukan ke Komnas HAM Sepanjang 2025, Capai 805 Laporan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:53 WIB

Baru Lapor Tolak Suap Usai OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Tetap Berpeluang Diperiksa KPK!

Baru Lapor Tolak Suap Usai OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Tetap Berpeluang Diperiksa KPK!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:52 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, Asap Beracun Bikin Puluhan Warga Tak Berani Pulang

Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, Asap Beracun Bikin Puluhan Warga Tak Berani Pulang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:50 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah

Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?

Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:36 WIB

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Kerja PM Singapura di Istana, 26 MoU Akan Ditandatangani

Prabowo Terima Kunjungan Kerja PM Singapura di Istana, 26 MoU Akan Ditandatangani

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:24 WIB

×