Indonesia Tidak Akui Negara Bentukan Kelompok ISIL

Doddy Rosadi

Rabu, 02 Juli 2014 | 07:40 WIB
Indonesia Tidak Akui Negara Bentukan Kelompok ISIL
Staf khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah. (demokrat.or.id)

Suara.com - Indonesia tidak mengakui negara Islam bentukan kelompok the Islamic State in Iraq and the Levant (ISIL). Staf khusus Presiden bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah mengatakan, pembentukan negara Islam di wilayah Irak dan Suriah tersebut dilakukan dengan menggunakan cara kekerasan oleh kelompok sempalan.

Kata Faizasyah, Indonesia tetap memegang prinsip konflik yang terjadi di Irak dan Suriah harus diselesaikan dengan jalan rekonsiliasi. Menurut dia, Indonesia terus memantau perkembangan yang terjadi di Irak dan Suriah.

“Memang tidak ada pemerintahan yang sempurna, tetapi kita sulit untuk menerima pergantian pemerintah melalui cara kekerasan atau kudeta. Kondisi di Irak dan Suriah memang baru saja keluar dari rezim otoriter dan juga melalui perang yang berkepanjangan, namun benih-benih demokrasi masih tetap ada. Konflik yang terjadi di Irak dan Suriah sudah membawa-bawa agama sehingga menjadi semakin sulit untuk diselesaikan,” kata Faizasyah kepada suara.com melalui sambungan telepon, Rabu (2/7/2014).

Akhir bulan lalu, pecahan kelompok Al-Qaeda yang menguasai sebagian besar wilayah di Irak mengumumkan pembentukan negara Islam baru di Irak dan Suriah. Kelompok militan yang menyebut dirinya the Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL).

Negara Islam baru yang dibentuk ISIL tersebut akan dikenal dengan nama The Islamic State. Juru bicara The Islamic State Abu Mohammed al-Adnani mengatakan, The Islamic State akan dipimpin oleh Abu bakr al-Baghdadi yang merupakan pemimpin ISIL.

Al-Adnani meminta seluruh warga yang berada di bawah kontrol The Islamic State untuk patuh dan taat kepada al-Baghdadi serta memberikan dukungan penuh. Pengumuman pembentukan negara baru itu kemungkinan akan membuat kelompok militan lainnya untuk bergabung atau melawan ISIL.

Pembentukan negara baru itu membuat ISIL menguasai aset dengan nilai miliaran dolar Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIL Minta Umat Islam Jihad ke Irak dan Suriah

ISIL Minta Umat Islam Jihad ke Irak dan Suriah

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 07:03 WIB

Semua Negara Timur Tengah Rentan Diserang Kelompok ISIL

Semua Negara Timur Tengah Rentan Diserang Kelompok ISIL

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 10:27 WIB

Ini Cerita Para Penyintas dari Kekejaman Militan ISIL

Ini Cerita Para Penyintas dari Kekejaman Militan ISIL

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 09:52 WIB

AS Kirim 300 Pasukan Tambahan ke Irak

AS Kirim 300 Pasukan Tambahan ke Irak

News | Selasa, 01 Juli 2014 | 05:19 WIB

Sebagian Korban Pembantaian ISIL Disalibkan

Sebagian Korban Pembantaian ISIL Disalibkan

News | Senin, 30 Juni 2014 | 09:51 WIB

ISIL Bentuk Negara Islam Baru di Irak dan Suriah

ISIL Bentuk Negara Islam Baru di Irak dan Suriah

News | Senin, 30 Juni 2014 | 06:40 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×